Metro BandungParlemen

DPRD Jabar Tuan Rumah Munas ADPSI dan ASDEPSI

Di Gedung DPRD Jabar inilah Munas ADPSI dan ASDEPSI Digelar. foto ; Adem/BNN BANDUNG, BANDUNGPOS - Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menjadi tuan rumah munas Asosiasi Dewan Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) dan Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI). Sekretaris DPRD Jawa Barat H.Barnas Adjidin mengatakan Munas rencananya akan digelar pada 5,6 dan 7 Mei 2025 mendatang. Barnas menjelaskan, agenda munas tersebut ada arahan-arahan dihubungkan dengan situasi kondisi kebijakan kebijakan pemerintah yang terbaru apa yang harus kita sikapi dan dipedomasi. Kemudian, terkait permasalahan permasalahan yang rasakan hingga nanti...
Kolom Sosial Politik

Sindrom Tentara Ketika Kehilangan Privilege

Oleh Ridhazia SEJUMLAH pensiunan jenderal menyatakan sikap politik. Antara lain mengusulkan ke MPR mengganti Wakil Presiden. Istana cukup kaget. Publik gempar. Spekulasi pun berkembang. Salah satu spekulasi itu, mungkinkah para purnawirawan tersebut mengalami Post Power Syndrome (PPS)? PPS adalah suatu gangguan psikologi yang dialami oleh seseorang setelah kehilangan kekuasaan atau jabatan. Privelege Dari sejumlah studi psikologi, PPS itu keniscayaan yang bisa terjadi pada seseorang yang sudah lanjut usia. Terutama tentara yang sebelumnya memiliki hak istimewa (privelege) yakni supremasi pribadi yang tinggi. Pangkat dan jabatan yang prestisius. Juga kedudukan sosial terhormat....
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung Edisi Baduy  Makna Simbolis Seba Baduy

Ngopi Sewarung Edisi Baduy  Makna Simbolis Seba Baduy . Saat Suten dan Musung serta beberapa pemuda Baduy sedang bergerak melakukan aksi pembekuan di Kampung Cijahe, para tokoh adat tengah bersiap-siap menggelar ritual Seba. Seperti biasa, sebelum digelar seba parah tokoh adat terlebih dahulu melakukan ritual adat, meminta restu dan bantuan kepada roh leluhur agar lingkungan Baduy tetap terjaga utuh. Bagi mereka, menjaga keutuhan Baduy berarti juga menjaga keutuhan alam Nusantara dan jagat raya. “Anu ngarusak leuweung urang (yang merusak hutan kita), harus diusir,' kara Jaro Nalim usai menjalankan ritual do'a...
Disabilitas

Martabat, Inti Kebijakan Iklim Inklusif

Oleh Farhan Helmi PERGURUAN --Tinggi dimanapun berada adalah mitra dalam mengasah gagasan, pengetahuan dan sains, khususnya untuk penyandang disabilitas dan lansia. Karenanya setiap undangan untuk berbagi selalu kami sanggupi. Presiden DILANS Indonesia, Farhan Helmy, menyampaikan kuliah tamu berjudul “Dignity at the Heart of Transformation: Climate Crisis, Sustainability and Social Inclusion” kepada mahasiswa program Master of Public Policy (MPP) on Climate Change di Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Sekitar 40 mahasiswa pascasarjana, baik program Master maupun Doktor, menghadiri kuliah yang menggambarkan keterkaitan mendesak antara krisis iklim, keberlanjutan, dan...
OpiniPendidikan

Memaknai Warisan Ki Hajar Dewantara dalam Realitas Pendidikan Kontemporer

Oleh: Entang Rukman, Guru & Pemerhati Pendidikan Lebih dari seabad setelah pemikirannya digaungkan, sistem pendidikan kita masih menunjukkan paradoks. Di satu sisi, kurikulum Merdeka digagas untuk memberi ruang kebebasan dalam belajar; Di sisi lain, guru masih terjebak dalam penilaian berdasarkan angka, birokrasi yang menekan, dan orientasi hasil yang terlalu mekanistik. Sebuah studi dari Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbudristek (2023) menyebutkan bahwa 60% guru merasa waktu mereka tersita oleh tugas administratif atau mengajar secara bermakna. HARI-- Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei bukan sekadar seremonial tahunan. Ia adalah ajakan untuk...
Opini

H a r i B u r u h

Oleh  Muhammad Subhan KITA semua adalah buruh. Buruh bagi negara. Buruh bagi keluarga. Buruh bagi impian. Buruh bagi mesin ekonomi. Buruh bagi kata-kata yang tak kunjung selesai. Buruh bagi harapan yang tak pernah padam. Seorang petani yang menyemai benih pagi-pagi sekali, dia buruh. Seorang guru yang mengajar dengan gaji kecil, dia adalah seorang buruh. Seorang pengemudi ojek yang berani menembus hujan, dia seorang buruh. Seorang bidan desa yang berjaga di malam yang sunyi, dia adalah seorang buruh. Seorang pekerja komputer yang sibuk memperbaiki jaringan, dia adalah seorang buruh. Seorang seniman...
Kabupaten/Kota

Menyalakan Lilin Harapan Jeneponto, Literasi Adalah Pilar Peradaban

Bedah buku “Pernak-Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea,” ditulis Baktiar Adnan Kusuma yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Jeneponto ke-162 JENEPONTO, BANDUNGPOS--Bedah buku “Pernak-Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea,” ditulis Baktiar Adnan Kusuma yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Jeneponto ke-162, bukan sekadar perhelatan seremonial. Acara ini, seperti yang tergambar dalam catatan pelaksanaan, merupakan pertemuan penting yang mengungkapkan peran krusial literasi dalam membangun Jeneponto yang lebih maju dan sejahtera. Kehadiran Baktiar Adnan Kusuma, tokoh literasi nasional, seorang putra daerah Turatea yang juga praktisi pembukuan semakin memperkuat signifikansi peristiwa ini. Catatan pelaksanaan menekankan...
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung “Aku jatuh cinta pada Baduy”

Ngopi Sewarung Baduy   Gunung Jangan Dipugar dan  Bergerak Demo Kita harus membantu menjaga kelestarian alam di sini," papar Suten serius sambil berjalan bergegas menuju Gajeboh. Tugasnya menulis dan mengirim artikel sudah selesai. Sambil menyeruput kopi hangat dan menghisap kretek, Suten menulis sebuah artikel. Jemarinya lincah menyentuh keyboard laptop ukuran kecil. Ia menulis tentang kerusakan alam dan kegelisahan wanita Baduy yang tengah menghadapi pergeseran dan gesekan nilai-nilai kehidupan orang Baduy. Artikel itu ia kirim ke alamat email milik Karim di Jakarta melalui jaringan internet yang hanya bisa diakses di wilayah Ciboleger....
1 434 435 436 437
Page 436 of 437