Musik & BudayaMusik dan Budaya

Ngopi Sawarung: Terperangkap

Terperangkap

70views

Terperangkap

Oleh Uten Sutendy

SEMUA orang tahu jika Amerika Serikat (AS) itu gambaran atau tipikal arogansi dunia dan megalomania. Tak boleh ada satu negara yang melampauinya, tak boleh ada pribadi yang menentangnya. Siapapun yang melawan yang akan diculik atau langsung ditaklukan, dihancurkan. Sudah banyak negara -negara (terutama di Timur Tengah dan Amerika Latin) yang jadi korban. Hanya Iran yang berani melawan dan sampai hari ini terus bertahan dan melawan. Hanya presiden dari para tokoh dunia yang memiliki karakter sama yang bisa bersekutu dengannya (asal tidak melebihi). Sekarang, negara-negara sekutu di Eropa sudah mulai berpikir ulang untuk tetap bersekutu atau berseteru dengan Donald Trump? Eropa sudah mulai berpikir merapat ke Rusia karena secara geografis dan budaya lebih dekat. Negara -negara di Teluk, Arab Saudi, Qatar, Dubai, Kuwait, juga sedang memikirkan meninjau ulang klausul perjanjian dagang dengan AS karena sering hanya dimanfaatkan dan melihat prilaku Donald Trump yang semakin tak terkendali. Selain itu, mereka juga sudah melihat tanda-tanda besar akan datangnya masa keruntuhan dominasi dan hegemoni AS. Akan ada perubahan dan perubahan tatanan dan supremasi dunia di masa depan sesuai dengan siklus peradaban dunia. Tanda-tanda ke arah sana semakin dekat, diantaranya semakin melemahnya nilai perdagangan luar negeri AS dan mulai bangkitnya kesadaran masyarakat sipil di dalam negeri yang menentang kebijakan politik luar negeri AS. Maka, Donald Trump pun mulai mencari mitra baru dengan merekrut negara -negara kecil dan lemah masuk ke dalam Board of Peace. Dibentuknya BoP juga mengindikasikan mulai terganggunya hegemoni dan dominasi AS di Eropa, juga mulai tidak efektifnya dominasi AS di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena masalah birokrasi. Di tengah kegamangan tersebut Prabowo malah masuk dan terperangkap di sana! **Pahami perasaannya,
Uten Sutendy, budayawan Banten, bertempat tinggal di Kabupaten Tangerang Selatan.

Editor : Rianto Muradi

Leave a Response