Ngopi Pagi : Korupsi MBG dan Stimulan Ekonomi
Ngopi Sekarang Korupsi MBG dan Stimulan Ekonomi

Ngopi Sekarang
Korupsi MBG dan Stimulan Ekonomi
RIBUT soal MBG (makan bergizi gratis) untuk anak sekolah tak kunjung reda juga. Banyak pihak yang meminta program MBG dihentikan saja. Selain ada pemborosan juga konon disinyalir ada praktek korupsi di dalamnya. MBG itu program bagus dan mulia asal dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Bersihkan dari praktek korupsi (uang setoran untuk dapat SK dapur dan permintaan jatah para elite) jika itu benar -benar ada.
2. Tidak semua sekolah harus mendapat jatah MBG, fokus saja ke sekolah-sekolah di daerah-daerah yang secara ekonomi tertinggal dan paling membutuhkan.
3. Menu makanan tidak harus sama atau diseragamkan. Bahan baku bisa disediakan dari hasil pangan (pertanian) yang tersedia di daerah terkait agar terjadi dan tumbuh potensi sirkular ekonomi lokal.
4. Pengelolaan harus melibatkan koperasi desa dan sekolah terkait. Tidak perlu bikin dapur besar. Cukup dapur biasa dibuat di masing –masing sekolah. Dengan begitu makanan bisa dikontrol langsung oleh pihak sekolah agar makanan tetap higienis, hangat, dan sirkular ekonomi di sekolah ikut tumbuh. Bukan hanya itu, sekolah bisa mendapat tambahan fasilitas bangunan (ruang dapur bisa untuk ruang kelas).
5. Dengan pola begitu akan ada penghematan biaya secara signifikan. Tidak perlu beli mobil dan motor serta peralatan baru yang du drop dari pusat karena bisa menggunakan fasilitas pihak koperasi desa dan juga sekolah.
6. Itu artinya, MBG mempunyai dua fungsi penting. Pertama, memperbaiki gizi anak sekolah yang tidak mampu, dan kedua, sebagai stimulan sirkular ekonomi daerah (lokal).
Get the feeling
Uten Suntendy



