Maksimalkan Ruangan yang Ada di DPRD, Tidak Membangun, Sementara Game dan Olahraga Berbeda
Jika ingin nge-game, itu ada di ruangan atas. Begitupun, jika ada yang berniat main pingpong atau badminton itu ada di ruangan bawah

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS- -Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, berdiri kokoh dan megah. Didalam Gedung DPRD ini dilengkapi dengan ruang rapat anggota dewan (ruang rapat paripurna), ruang komisi,
ruangan fraksi, dan ruang pertemuan lainnya.Disamping itu, dilengkapi juga tempat olahraga (sarana kebugaran) . Keberadaan tempat olahraga yang disertai dengan mushola ini akan ada penambahan fasilitas tempat duduk penonton.
Hal itu ditegaskan Plt Kabag Umum Sekretariat DPRD Jabar, Dr. Hj. Irma Rahmawati, S.Sos.MM. Disebutkan bahwa dalam ruangan game, olahraga tersebut akan dilengkapi dengan tempat duduk, atau tempat rehat saat usai berolahraga.
“Bisa juga untuk sekedar menyaksikan yang berolahraga. Ya melengkapi saja. Apa namanya tempat duduk atau apalah sebutannya. Yang jelas kita lengkapi,” kata Irma Rahmawati.
Kemudian selanjutnya akan mengoptimalkan ruangan, yakni di bawah khusus untuk olahraga pingpong dan bulutangkis. Sedangkan di lantai atas untuk area permainan.
“Jadi hanya mengoptimalkan tempat yang sudah ada saja. Ini hanya membenahi saja. Artinya tidak ada pembangunan lagi di tahun ini,” ungkapnya.
Di sini, papar Irma Rahmawati, ini maksudnya bukan pembangunan tapi lebih ke mengoptimalkan ruangan yang sudah ada. Dengan kata lain, awalnya di sana tidak ada rolling, belum ada pagar sehingga mengundang bahaya.
“Jadi ruangan tersebut dioptimalkan dan bukan pembangunan tetapi menambah kegunaan, manfaat dan fungsi dari ruang tersebut,” tandasnya.
Sebelumnya, kata Irma, kegiatan game dan olahraga hanya berakhir di satu ruangan namun kini menjadi beragam dan memiliki tempat masing-masing.
“Jika ingin nge-game, itu ada di ruangan atas. Begitupun, jika ada yang berniat main pingpong atau badminton itu ada di ruangan bawah. Nah, semua itu kita tata agar rapih. Rapih di sini maksudnya, ketika ada pengunjung yang nonton maka mereka bisa duduk santai tidak lesehan,” ucapnya.
Untuk akhir tahun, tambahnya, akan disiapkan pusat kebugaran karena pembangunan kemarin sempat terganggu dan penyediaan tempat ibadah yaitu mushola.
“Di tahun 2024 kan menargetkan ada pembangunan mushola, nah tahun ini sama yaitu akan ada penataan lebih lanjut. Jadi, lantai satu dan dua harus benar-benar berfungsi dan dimanfaatkan,” ucap Irma Rahmawati.
Intinya, untuk lantai satu mushola bagi laki-laki dan lantai dua khusus perempuan. Selanjutnya pelebaran gedung yang berada di sebrang ruang kebugaran, karena ada gedung baru itu dekat Banggar (Badan Anggaran).
“Itu pun akan dioptimalkan karena kemaren kan ruang Baperda, BK satu ruangan sehingga terlalu sempit akibat banyak kunjungan tamu ke sana. Nah, hari ini kita tata ruang Baperda akan pindah ke sana dan kita akan maksimalkan,” tutupnya. **( Adem/BNN)





