Bandung Raya

Mahasiswa PWK FT Unisba Terlibat Aktif Menguatkan Kesiapsiagaan Bencana Warga Bandung

160views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Universitas Islam Bandung (Unisba), menunjukkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana masyarakat melalui kegiatan edukasi kebencanaan yang digelar di sejumlah wilayah Kota Bandung pada 25 November 2025. Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis praktik yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk terjun langsung dalam upaya mitigasi bencana di tengah masyarakat.

Program edukasi kebencanaan tersebut dilaksanakan melalui Siskamling Siaga Bencana dan Mahasiswa Siaga Bencana. Keduanya dirancang untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai berbagai potensi bencana, seperti banjir, longsor, gempa bumi, dan cuaca ekstrem, sekaligus memberikan pengetahuan tentang langkah mitigasi serta prosedur evakuasi sebelum, saat, hingga setelah bencana terjadi. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PWK Unisba bertindak sebagai fasilitator lapangan yang mendampingi masyarakat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung.

Keterlibatan mahasiswa tersebut merupakan bagian dari Mata Kuliah Praktik Peminatan yang bertujuan mengembangkan kompetensi melalui pengalaman langsung di lapangan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa tidak hanya memperkaya pemahaman teoritis, tetapi juga menghasilkan luaran pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Muhammad Wahyu Gumilang, Dimas Zhafirudin Syah, Rinaldi Rafi Hidayat, dan Mohamad Fahreizy Fadlurahman.

Selain mendapatkan materi edukasi dari BPBD Kota Bandung, masyarakat juga dilibatkan secara aktif untuk menyampaikan kondisi lingkungan serta potensi risiko bencana di wilayah masing-masing. Informasi tersebut menjadi masukan penting bagi BPBD dalam memperkuat program mitigasi ke depan, sekaligus dimanfaatkan mahasiswa PWK Unisba sebagai bahan analisis dalam penyusunan tugas akademik dan rekomendasi perencanaan berbasis risiko bencana. Di samping itu, mahasiswa juga mengikuti program Mahasiswa Siaga Bencana yang diselenggarakan di lingkungan Universitas Islam Bandung sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal kampus.

Analis Kebencanaan BPBD Kota Bandung, Krisna Aditya Kunrad, S.H., menegaskan bahwa edukasi kebencanaan harus dilakukan secara luas dan berkelanjutan dengan melibatkan perguruan tinggi serta masyarakat. Program Siskamling Siaga Bencana diarahkan untuk memperkuat kesiapsiagaan di tingkat kelurahan, sementara Mahasiswa Siaga Bencana difokuskan pada pembentukan kesadaran dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi berbagai risiko bencana. Menurutnya, peran mahasiswa sangat strategis dalam menyebarluaskan pengetahuan penanggulangan bencana kepada masyarakat.

Melalui partisipasi aktif mahasiswa PWK Fakultas Teknik Unisba, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, tetapi juga menegaskan komitmen Unisba dalam mencetak calon perencana wilayah dan kota yang memiliki kepekaan sosial serta kompetensi mitigasi bencana. Sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan BPBD Kota Bandung diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun Kota Bandung yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana. (sani/bnn)

Leave a Response