
Bandung, BANDUNGPOS.ID – Gelaran Liga Karate Antar Pelajar Panggung Para Juara Seri II mulai dipertandingkan di hari pertama Sabtu (28/5/2025). Liga Karate ini seperti diketahui akan memasuki partai puncak pada Minggu besok (29/5/2025) di GOR KONI Kota Bandung.
Liga Karate Antar Pelajar Panggung Para Juara Seri II melibatkan 43 kontingen yang diikuti hampir seluruh daerah di Jawa Barat dengan total 766 peserta. Adapun trophy yang diperebutkan antara lain untuk juara umum 1 mendapat uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta, juara umum II Rp.5 juta dan juara umum III mendapat Rp.3,5 juta. Uniknya, trophy juara umum diproduksi oleh para siswa SMKN 14 Bandung.
“Saya nilai Liga Karate Antar Pelajar ini sungguh luar biasa dan sangat pas dengan tagline Pemprov Jabar yaitu Panca Waluya, dimana didalamnya bersinergi unsur cageur, bageur, pinter, bener dan singer. Dengan kegiatan ini tentu kami mengharap anak-anak kita ini mampu mewujudkan misi dari Panca Waluya, kemudian sehat jasmani dan rohani,” ujar koordinator Pendamping Satuan Pendidikan pada Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Kusnadi yang sekaligus membuka Liga Karate Antar Pelajar Panggung Para Juara Seri II, Sabtu (28/5/2025) di GOR KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta.
Menurut Kusnadi, Panca Waluya jika dirunut memiliki makna yang sangat dalam khususnya bagi orang sunda. Ada lima kebajikan di Panca Waluya, kebajikan hidup lokal orang sunda. Menurutnya, Panca Waluya cocok diimplementasikan dalam kegiatan Liga Karate Antar Pelajar.
“Saya mewakili Kadisdik Jabar mengapresiasi kegiatan ini. Harapan yang paling utama adalah lewat kegiatan ini bakal lahir cikal bakal atlet karate khususnya dari Jawa Barat yang mampu tampil di jenjang yang lebih prestisius, baik dilingkup nasional maupun internasional,” ujar Kusnadi.
Disinggung soal inovasi penyelenggaraan kegiatan ditahun berikutnya, Kusnadi mengatakan hal ini tentunya harus dibicarakan dengan pimpinan (Kadisdik Jabar).
“Yang harus ditekankan adalah, kami – Disdik Jabar, mensuport kegiatan seperti ini dari mulai seri I, II dan III karena erat kaitannya dengan pelajar,” tegas Kusnadi.
Ditempat yang sama, perwakilan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jabar Agung Satria Nagara mengucapkan terimakasih sekaligus memberi apresiasi dengan digelarnya Liga Karate Antar Pelajar Panggung Para Juara Seri II.
“Cikal bakal mencetak atlet karate berprestasi tentunya harus dari yang muda-muda dulu. Lewat kejuaraan karate seperti ini saya optimis bakal lahir atlet bertalenta. Mereka tinggal dibina berjenjang dan berkesinambungan, hasilnya tentu tak akan mengecewakan,” ujar Agung yang juga Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Bandung.
Agung menilai dengan digelarnya seri II berarti didalamnya sudah teramu unsur komitmen yang tinggi dari jajaran panitia penyelenggara.
“Salah satu kcerdasan pola berpikir itu bukan hanya dari akademis saja, tapi bisa saja muncul dari orbit olahraga. Mudah-mudahan dari karate ini bisa membentuk karakter pelajar yang santun dan sportif, dengan demikian tentu tak perlu masuk barak militer lagi. Jadi untuk membentuk karater pelajar yang ideal, ya masuk karate saja,” ungkap Agung.
Sementara itu Ketua Pelaksana Liga Karate Antar Pelajar Panggung Para Juara Seri II, Dadang Ginanjar mengatakan kegiatan ini merupakan ajang dalam pengembangan potensi atlet-atlet muda yang untuk kedua kalinya dilaksanakan pada tahun ini. Pelaksanaan pertama (seri I) usai digelar pada Januari lalu. Sementara seri III akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.
“Tujuan inti dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah mencoba menyalurkan bakat atlet muda di cabang olahraga karate. Kejuaraan yang dikuti para pelajar ini kami kemas sedemikian rupa yang bermuara pada sikap sportifitas dikalangan pelajar. Lewat kejuaraan karate ini kami mencoba membentuk karakter para pelajar, salah satunya selain mampu menjunjung nilai-nilai sportifitas, adalah juga memupuk rasa percaya diri dan bersikap santun terhadp orangtua, guru dan rekan sesama pelajar,” ujar Dadang. (den)





