
HONG KONG, BANDUNGPOS ID.
Kebakaran dahsyat melanda kompleks apartemen Wangfu Port di Distrik Taipo, Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Api yang membesar dengan cepat membakar tujuh blok bangunan sekaligus, menghanguskan sebagian besar dari sekitar 2.000 unit hunian yang berada di kawasan tersebut. Asap hitam pekat membumbung tinggi ketika petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan puluhan titik api di lantai-lantai apartemen.
Menurut laporan awal otoritas setempat, sedikitnya 44 orang dilaporkan tewas, sementara lebih dari 200 orang masih dalam pencarian di dalam gedung. Departemen pemadam kebakaran belum dapat mengonfirmasi jumlah pasti penghuni yang masih terjebak karena kondisi bangunan yang tidak stabil dan suhu panas yang masih tinggi. Dua warga juga dilaporkan dalam kondisi kritis akibat luka bakar parah.
Kebakaran ini menjadi perhatian besar publik Hong Kong karena skalanya yang sangat besar dan kecepatannya yang membuat banyak penghuni tidak sempat menyelamatkan diri. Api disebut bermula di salah satu unit di Blok 31 Latengik, sebelum menyebar dengan cepat ke blok lainnya. Para penghuni yang terjebak tampak berusaha menyelamatkan diri dari balkon, namun asap tebal menyulitkan proses evakuasi.
Dari informasi sementara, dua Warga Negara Indonesia (WNI) turut menjadi korban tewas. Konsulat Indonesia di Hong Kong telah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk proses identifikasi, penanganan jenazah, dan pendampingan bagi keluarga korban. Pemerintah Hong Kong sendiri telah menetapkan kejadian ini sebagai kejadian darurat kebakaran berskala besar, mengingat banyaknya korban dan kerusakan yang ditimbulkan.
Hingga malam hari, petugas masih berupaya melakukan pendinginan area dan mengevakuasi korban dari puing-puing bangunan. Pemerintah setempat menyebut kebakaran ini sebagai salah satu bencana terburuk dalam beberapa dekade terakhir di Hong Kong. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan mendalam oleh otoritas terkait. ( Iding/bnn )





