Oleh Ridhazia
Meski masih sebatas berencana, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyiapkan bantuan sosial khusus untuk ibu hamil hingga lansia melalui program keluarga harapan (PKH).
Nantinya ibu hamil akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp 750.000 per tiga bulan sebagai bagian dari perlindungan jaminan sosial dari pemerintah Presiden Prabowo.
“Yaitu ibu hamil, Rp750.000 per tiga bulan. Atau keseluruhan bantuan itu Rp3 juta,” kata Gus Ipul dalam Raker Bersama Komisi VIII di pantau secara daring, Senin (18/11).
Hal serupa juga akan didapatkan oleh ibu dengan anak bayi usia 0-11 bulan. Dalam kategori ini mereka juga akan mendapatkan bansos sebesar Rp 750.000 setiap tiga bulan sekali.
Bantuan itu, menurutnya untuk menunjang kebutuhan ibu dalam memberikan ASI kepada anak, vitamin hingga pemeriksaan kesehatan bagi ibu dan balitanya.
Lebih lanjut, Kemensos juga menyiapkan bantuan khusus untuk anak sekolah mulai dari Pendidikan Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Untuk keperluan anak PAUD mulai dari penimbangan, pengukuran, vitamin, pemeriksaan kesehatan. Sedangkan anak di jenjang SD menerima Rp 225.000, anak di jenjang SMP menerima Rp 375.000, dan anak SMA menerima Rp 500.000 setiap tiga bulan.
Tak hanya itu, penyandang disabilitas dan lansia juga akan turut masuk dalam program. Mereka dialokasikan sebesar Rp 600.000 per tiga bulan sekali.
Gus Ipul menyebut PKH ini akan menjadi program utama Kementerian Sosial (Kemensos). Program ini menyasar 10 juta kartu keluarga (KK) di seluruh Indonesia, yang didampingi 34.000 pendamping.
Untuk tambahan bantuan pendapatan para pensiunan pegawai pemerintah, baik sipil atau militer, tidak disinggung. Mungkin akan diumumkan bersamaan bantuan untuk guru yang dijanjikan Prabowo pada kampanye. *
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.





