Olahraga

ITN Open VIII/2025 Kembali Menggebrak Gymnasium UPI

673views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Sebanyak 2699 taekwondoin dari 163 unit plus ditambah 23 pengcab TI kota dan kabupate se Jawa Barat akan tampil diperhelatan akbar Kejuaraan Taekwondo Institut Taekwondo Nusantara (ITN) Open VIII/2025.

Kejuaraan yang digelar di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mulai 22 hingga 23 Febuari itu bakal mempertandingkan 2639 partai. Sebuah partai yang boleh dibilang terbanyak dalam sejarah kejuaraan taekwondo dilingkup nasional.

“Kejuaran akan mempertandingkan tiga nomor, masing-masing kyurugi, pomsae dan fristy. Selain itu dipertandingkan pula  nomor Pra Kadet A,B dan C untuk  pemula dan prestasi. Kemudian kadet pemula dan prestasi Digital Scoring Sistem (DSS/ manual ) dan Point Scoring Sistem (PSS/ Sensor), DSS dan PSS, junior pemula, prestasi DSS dan PSS dan senior prestasi DSS dan PSS,” ujar Wakil Ketua Panitia Pelaksana ITN Open VIII Dadan Ahdian dalam konferensi pers di Aula KONI Kota Bandung, Kamis (20/2/2025).

Dadan berharap kejuaraan taekwondo  ITN Open VIII ini bisa berjalan lancar. Karena itu persiapan matangpun telah dilakukan mengingat jumlah peserta yang luar biasa banyak. Dadan mengatakan dari tahun ke tahun penyelenggaraan ITN Open animo peserta memang selalu meningkat.

“Oleh karena itu tanggungjawab kami adalah selalu meningkatkan kualitas kejuaraan, misalnya dari sisi prestasi atlet yang bertanding serta sisi ainya yang tak kalah menarik. Umpamanya penyediaan door prize. Jika ITN tahun lalu disediakan sepeda listrik, sekarang meningkat menjadi motor listrik,” ujar Dadan.

Selain door prize – lanjut Dadan, diberikan pula penghargaan kepada atlet terbaik putra dan putri, kemudian wasit terbaik putra putri. Dan yang istimewa, tim yang paling banyak mengirimkan kontingennya akan pula mendapat penghargaan.

Ditempat yang sama, Penanggungjawab Kejuaraan ITN Open VIII, Nino Prandono mengucapkan selamat datang dan bertanding untuk semua kontingen yang berpartisipasi di ITN Open tahun ini.

“Taglent kejuaraan ITN Open VIII/202 adalah akan lebih melayani dengan sebaik-baiknya. Jadi untuk teman-teman pelatih, Master dan Sabum, kami akan melayani sebaik-baiknya dan tentunya lebih baik dibanding penyelenggaraan ITN Open tahun lalu,” ujar Nino.

Nino mengingatkan, hanya pemilik ID Card yang bisa masuk ke arena pertandingan. Hal ini dilakukan demi tertib dilapangan. Efeknya untuk kontingen dan orangtua atlet jadi merasa nyaman.

“Untuk hal ini mohon dipahami. Begitu juga untuk ID card coach. Disisi lain untuk Unit yang memiliki dua ID Card – misalnya, dilarang meminjamkannya untuk coach yang tak memiliki ID Card. Larangan ini untuk menciptakan pertandingan yang tertib,” papar Nino seraya mengucapkan selamat datang kepada Master Suryana yang baru sembuh dari sakit.

Master Suryana hadir dalam konferensi pers dalam kapasitas sebagai Technical Delegate/Pelatih Utama. Hadir pula Didin Nurdiansyah_selaku seksi Pertandingan dan Tedy Sunjaya yang menjadi Supervisi dari Pengprov TI Jawa Barat. (den)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Response