Musik dan Budaya

Festival Film Bandung Umumkan Nominasi

38views

 

BANDUNG, BANDUNGPOS.ID (19/7/2026).  Forum Film Bandung (FFB) resmi mengumumkan daftar nominasi Festival Film Bandung (FFB) ke-39 Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Gulapadi Bandung, Jalan Asia Afrika No. 49, Kamis (16/7/2026). Pengumuman ini menandai dimulainya rangkaian Festival Film Bandung yang tahun ini mendapat dukungan Pemerintah Kota Bandung.

Sebagai salah satu ajang apresiasi perfilman tertua dan paling konsisten di Indonesia, Festival Film Bandung kembali memberikan penghargaan kepada insan perfilman yang menghasilkan karya-karya terbaik sepanjang periode penilaian.

Selama masa pengamatan 1 September 2025 hingga 30 Juni 2026, Forum Film Bandung menyeleksi 344 karya, terdiri atas 144 film Indonesia, 151 film impor, 26 serial televisi, dan 23 serial web.

“Selama periode September 2025 hingga Juni 2026 kami melakukan pengamatan terhadap 344 karya. Dari hasil pengamatan itulah lahir para nominator Festival Film Bandung ke-39,” ujar Ketua Panitia Festival Film Bandung, Iwan Kusmawan.

Pada kategori Film Indonesia Terpuji, lima film berhasil masuk nominasi, yakni Children of Heaven, Dopamin, Nobody Loves Kay, Pangku, dan Para Perasuk. Kelima film tersebut dinilai memiliki kualitas artistik, kekuatan cerita, serta pencapaian sinematik yang menonjol.

Persaingan juga berlangsung ketat pada kategori Sutradara Terpuji, yang menghadirkan nama-nama Dinna Jasanti, Hanung Bramantyo, Joko Anwar, Reza Rahadian, dan Wregas Bhanuteja.

Sementara itu, nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji diisi oleh Angga Yunanda, Jared Ali, Reza Rahadian, Vino G. Bastian, dan Yusuf Mahardika. Adapun kategori Pemeran Utama Wanita Terpuji menghadirkan Amanda Rawles, Claresta Taufan, Marissa Anita, Marsha Timothy, dan Shenina Cinnamon.

Selain kategori film layar lebar, Festival Film Bandung juga mengumumkan nominasi untuk Serial Web Terpuji, Serial Televisi Terpuji, serta berbagai kategori teknis, mulai dari penulis skenario, penata kamera, penata artistik, penata musik, hingga penyunting gambar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengatakan Festival Film Bandung telah lama menjadi ruang apresiasi yang berperan penting dalam mendorong perkembangan perfilman nasional.

“Bandung memiliki sejarah panjang dalam dunia perfilman. Film menjadi muara berbagai cabang seni, mulai dari teater, sastra, musik hingga tari. Karena itu kami berharap Festival Film Bandung terus menjadi ruang yang mendorong kreativitas dan melahirkan karya-karya terbaik,” ujarnya.

Ketua Regu Pengamatan Film Indonesia Forum Film Bandung, Rosyid E. Abby, menjelaskan bahwa seluruh nominasi merupakan hasil pengamatan dan penilaian yang dilakukan secara menyeluruh terhadap karya-karya yang tayang selama periode penjurian.

Menurut Rosyid, proses pengamatan tahun ini juga menemukan benang merah yang menarik.

“Selama pengamatan kami menemukan benang merah yang kuat, yaitu keluarga. Tema tersebut hadir dalam berbagai genre, mulai dari drama, komedi, hingga horor. Karena itu Festival Film Bandung tahun ini mengangkat tema Sinema Rona Keluarga,” katanya.

Malam puncak Festival Film Bandung ke-39 dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026. Pada ajang penghargaan independen tersebut, Forum Film Bandung akan memberikan apresiasi kepada film, narafilm, serta insan perfilman yang dinilai paling terpuji sepanjang periode pengamatan.

Melalui penyelenggaraan yang memasuki tahun ke-39, Festival Film Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu barometer apresiasi perfilman Indonesia. Lebih dari sekadar malam penghargaan, festival ini diharapkan menjadi ruang yang memotivasi para sineas untuk terus melahirkan karya-karya berkualitas yang memperkaya khazanah perfilman nasional. (kin sanubary/sir)

Leave a Response