Bandung Raya

Fakultas Psikologi Unisba Gelar Talk Show Nasional, Bahas Kontribusi Psikologi bagi Indonesia Maju dan Sehat

66views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba) memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan psikologi melalui penyelenggaraan Agenda Nasional – Talk Show Online yang membahas peran lulusan psikologi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (10/10/2026) ini digagas oleh Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia (AP2TPI) Wilayah Jawa Barat bersama Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jawa Barat.

Mengangkat tema “Pendidikan Tinggi Psikologi untuk Indonesia Maju dan Sehat: Peran Sarjana Psikologi dan Psikolog Umum di Masyarakat”, forum tersebut menjadi ajang untuk mengupas relevansi ilmu psikologi dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Pembahasannya mencakup penerapan psikologi di lingkungan kerja, dunia bisnis, pengembangan sumber daya manusia, hingga penyelenggaraan layanan publik.

Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini juga menjadi ruang bertemunya akademisi, praktisi, mahasiswa, dan alumni untuk berbagi pengalaman, memperkaya pengetahuan, serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan profesi psikologi di Indonesia.

Dekan Fakultas Psikologi Unisba sekaligus Ketua Pelaksana, Dr. Dewi Rosiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam memperkenalkan manfaat ilmu psikologi kepada masyarakat. Menurutnya, pemahaman publik mengenai kompetensi dan peran lulusan psikologi perlu terus ditingkatkan agar kontribusi profesi ini semakin dikenal dalam berbagai aspek kehidupan.

Ia menegaskan, kesehatan mental merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup individu dan kemajuan masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan tinggi psikologi diharapkan mampu melahirkan lulusan yang dapat berkontribusi sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin bersama-sama menjawab pertanyaan masyarakat tentang apa peran nyata lulusan psikologi. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah pemahaman tentang manfaat ilmu psikologi sekaligus menunjukkan kontribusi lulusan psikologi di berbagai bidang,” ujarnya.

Dewi menjelaskan, manfaat kegiatan ini tidak hanya ditujukan kepada masyarakat umum, tetapi juga kepada mahasiswa, alumni, akademisi, dan praktisi psikologi. Bagi mahasiswa, diskusi tersebut dapat menjadi sumber wawasan untuk memahami pilihan karier, peluang kerja, serta prospek pengembangan profesi setelah menyelesaikan studi.

Adapun bagi alumni, akademisi, dan praktisi, forum ini diharapkan mampu memperluas jejaring profesional sekaligus mendorong terbentuknya kerja sama lintas bidang. Kolaborasi juga diharapkan berkembang hingga melibatkan institusi pemerintah, khususnya dalam merancang dan mengembangkan pelayanan publik yang lebih memperhatikan kebutuhan psikologis serta kesehatan mental masyarakat.

Sementara itu, Ketua HIMPSI Wilayah Jawa Barat yang juga alumni Fakultas Psikologi Unisba, Dr. Irfan Fahmi, S.Th.I., M.Psi., Psikolog, dalam sambutannya menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di tengah kompleksitas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Momentum pertemuan tersebut dinilai strategis untuk memperluas pemahaman mengenai peran psikologi sekaligus mendorong keterlibatan para profesional dalam memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial. Dengan demikian, ilmu psikologi diharapkan semakin relevan dalam menjawab kebutuhan individu, organisasi, dan masyarakat luas.

Enam Narasumber Bahas Penerapan Psikologi di Berbagai Bidang

Talk show nasional ini menghadirkan enam narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi yang memiliki pengalaman di beragam sektor.

Mereka adalah Dr. Andik Matulessy, M.Si., Psikolog, Ketua Umum Pengurus Pusat HIMPSI; Prof. Dr. Yuspendi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, M.Pd., Ketua AP2TPI Jawa Barat; serta Ari Yuda Laksmana, S.Psi., M.M., PCC, Global Coach sekaligus CEO CoachingYuk dan alumni Fakultas Psikologi Unisba.

Narasumber lainnya meliputi Rama Sahid, S.Psi., M.M., C.T., Founder Adaptable Consulting; Nur Anugerah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Founder Generasi Cakap; serta Ismoro Reza Prima Putra, M.Psi., Psikolog, Commercial Division Head PT Sigap Prima Astrea.

Jalannya diskusi dipandu Myrna Anissaniwaty, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang juga merupakan alumni Fakultas Psikologi Unisba.

Kehadiran para pembicara dengan latar belakang akademik dan profesional yang beragam memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenali luasnya penerapan ilmu psikologi. Bidang tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemahaman perilaku manusia, tetapi juga dapat mendukung pengembangan individu, peningkatan kapasitas organisasi, pengelolaan sumber daya manusia, serta penyelesaian berbagai persoalan di lingkungan kerja dan masyarakat.

Melalui pertukaran perspektif tersebut, peserta diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai peluang kontribusi sarjana psikologi dan psikolog dalam menghadapi tantangan profesional maupun sosial.

Kegiatan ini diikuti pimpinan fakultas dan program studi psikologi dari 14 perguruan tinggi di Jawa Barat. Selain itu, perwakilan fakultas dan program studi psikologi dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam forum tersebut.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menjangkau jejaring 149 fakultas dan program studi psikologi di Indonesia. Capaian tersebut memperlihatkan potensi kolaborasi yang luas dalam memperkuat pendidikan tinggi psikologi, mengembangkan kompetensi lulusan, dan meningkatkan kontribusi ilmu psikologi bagi masyarakat.

Bagi Fakultas Psikologi Unisba, penyelenggaraan talk show nasional ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman publik mengenai pentingnya pendidikan psikologi dan peran strategis lulusannya. Kegiatan ini sekaligus membuka ruang dialog antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan praktisi untuk menyelaraskan pengembangan keilmuan dengan kebutuhan masyarakat.

Sinergi AP2TPI Wilayah Jawa Barat dan HIMPSI Jawa Barat diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program kolaboratif yang melibatkan akademisi, profesional, pemerintah, serta masyarakat. Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat peran psikologi dalam meningkatkan kesehatan mental, kualitas hidup, dan kesejahteraan sosial demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan sehat.(askur/nmn)**

Leave a Response