Kabupaten/KotaPendidikan

Di Hari Gizi Nasional-2026, Buku Literasi Kesehatan Diluncurkan

Gebyar Edukasi Kesehatan ini diikuti oleh ribuan sekolah se-Indonesia secara serenpak dan tercatat diikuti oleh lebih dari 55.000 siswa secara nasional dari Aceh hingga Papua

46views

KOTA BANJAR, BANDUNGPOS –Hari Gizi Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 Januari menjadi salah satu momentum penting untuk melakukan beragam kegiatan kesehatan. Menyambut HGN tahun ini, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) bersama Dinas Kesehatan mengelar Gebyar Edukasi Gizi Serentak di kalangan pelajar secara nasional. Di Kota Banjar, Jawa Barat kegiatan ini dipusatkan di SMK Negeri -2 Banjar.

Hal itu diungkapkan penggerak Literasi Kota Banjar dan Pendiri YRBK , Sofian Munawar, disela-sela Launching Buku Literasi Kesehatan di SMKN-2 Kota Banjar, Jawa Barat, hari ini.

Sementara itu Kepala SMKN-2 Banjar Dra. Hj. Nunung Erni Nuraeni, MM, Pd. Mengungkapkan , rasa bangganya dan terima kasih sekolah kami, SMKN-2 Banjar dipilih sebagai lokasi kegiatan gebyar HGN, ini tentu menjadi sebuah kehormatan bagi civitas akademika SMKN 2 Banjar,   .

Selain Kepala SMKN -2 Banjar, juga sampaikan bahwa Ketua PERSAGI Kota Banjar Galih Permana Putra, SKM dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, H. Saifuddin, A.Ks., M.Kes. Ketua PERSAGI Kota Banjar dan Kepala Dinas Kesehatan mengingatkan pentingnya edukasi kesehatan di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang diharapkan bukan saja menjadi siswa yang pintar, tapi juga sehat sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun di tingkat global.

“Mudahan-mudah, kegiatan ini sebagai momentum memberikan dukungan dalam pencapaian masa depan kita, terutama anak-anak kita sebagai generasi penerus, untuk menuju Generasi Emas Tahun 2045 nanti,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar , H. Saifuddin, A.Ks., M.Kes.

Menganan Buku:

Kegiatan Gebyar Edukasi Kesehatan yang dilaksanakan secara nasional ini untuk di Kota Banjar ada tambahan nilainya yaitu dengan diluncurkannya buku “Antologi Literasi Kesehatan Versi GenZi”. Buku ini merupakan hasil kolaborasi Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) bersama Dinas Kesehatan Kota Banjar dan Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN) Kota Banjar.

Buku “Antologi Literasi Kesehatan Versi GenZi” ditulis oleh para siswa terpilih dari tingkat SLTA se-Kota Banjar. Ada 15 Penulis terpih yaitu: Adinda Zahra Sofiantima, Azka Khoerunnisa, Doni Rayhan Nugraha, Ilham Sahrul, Isna Nabila, Luzaena Farah Jamila, Nara Agustin, Putri Nazjla Nataneila, Raisya Aulia Putri, Rara Sekar Andini, Rina Kustianingsih, Risma Wati, Rizki Zian Nurfalah, Siti Nurrohmah, Wiedya Natalya Az Zahra serta Ivan Mahendrawanto, Putri Sri Jayanti dan Sofian Munawar sebagai Tim Editor.

“Buku ini menjadi bukti dan penanda penting bahwa kawula muda memiliki kepedulian soal isu kesehatan dan lebih dari itu mereka diharapkan dapat menjadi motor utama yang mendorong masyarakat menjadi literat, memiliki kesadaran dalam menjaga kesehatan sebagai salah satu modal dasar pembangunan,” ucap Sofian Munawar, editor buku yang juga merupakan Pendiri YRBK.    

Rekor Muri:

Pelaksanaan kegiatan Gebyar Edukasi Kesehatan yang digagas PERSAGI dan Dinas Kesehatan ini juga tercatat sebagai kegiatan yang luar biasa sehingga menorehkan prestasi tersendiri dan dicatat oleh MURI sebagai salah satu kegiatan spektakuler.

Dari laporannya, DPP PERSAGI menyebutkan bahwa kegiatan Gebyar Edukasi Kesehatan ini diikuti oleh ribuan sekolah se-Indonesia secara serenpak dan tercatat diikuti oleh lebih dari 55.000 siswa secara nasional dari Aceh hingga Papua. Ketua Umum DPP PERSAGI Doddy Izwardy mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 9.300 tenaga pendidik gizi, lebih dari 55 ribu peserta didik, serta sekitar 18 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

“Tujuan kita hari ini, pertama insyaallah mendapatkan rekor MURI karena melakukan edukasi gizi serentak dan besar. Tapi yang paling penting, ini adalah bagian dari upaya jangka panjang memperbaiki kualitas gizi bangsa,” tutupnya. ** (SM/BNN)

 

 

 

 

Leave a Response