Musik & Budaya

Musik & Budaya

Ngopi Sewarung Edisi Jangan Menikah dengan Orang Baduy

Ngopi Sewarung Edisi Baduy   Jangan Menikah dengan Orang Baduy ARJI-- bercerita kepada Jaro Daenah soal Mirsa yang sedang menjalin asmara dengan pemuda dari kota. "Kita harus mencegah orang kota itu jangan terus berhubungan dengan Mirsa," ujar Arji. Jaro Daenah mengangguk-anggukan kepala pertanda mengerti apa yang diucapkan Arji. Sangat tabu bila terjadi ada hubungan asmara antara orang Baduy dengan orang dari luar Baduy. "Jaro harus memberi tahu orang tua Mirsa. Ini soal harga diri saya dan harga diri orang Baduy!" ujar Arji bersemangat, meminta tolong agar Jaro bersedia menjumpai Sanin,...
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung : Makna Cantik dan Ganteng Suku Baduy

Ngopi Sewarung : Makna Cantik dan Ganteng Menjelang sore, Suten mengajak Juli dan Arji, pemuda Baduy Dalam , mampir ke sebuah cafe di dekat kantor redaksi, tempat nongkrong para jurnalis teman-teman Suten. Di sana sudah menunggu Andrea seorang potografer dan Karim, redaktur senior. "Kenapa baju Orang Baduy warnanya cuma putih, hitam atau biru tua?" Karim bertanya kepada Arji setelah menyeruput jus jeruk hangat. "Warna putih itu untuk orang Baduy Dalam dan hitam atau biru tua itu untuk orang Baduy Luar," jawab Juli singkat. "Gak mau pake baju yang bagus yang...
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung Edisi Baduy Modernitas

Ngopi Sewarung Edisi Baduy Sebuah Novel (19): Baduy Modernitas Andrea mengirim banyak poto hasil jepretan selama berada di Baduy ke berbagai jejaring media sosial. Begitu juga Suten, menulis banyak artikel tentang kehidupan orang Baduy dan tulisannya selalu viral. Dalam salah satu artikel Suten menulis: “Dari segi penampilan fisik orang Baduy memang berbeda dengan kehidupan mereka yang hidup di luar atau di kota. Jika kemodernan suatu kelompok masyarakat dilihat dari sisi penampilan fisik dan gaya hidup, tentu orang Baduy boleh dikatakan terbelakang dan miskin karena perbedaannya yang mencolok dengan orang luar....
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung Edisi Baduy  Perlawanan Sang Jurnalis

Ngopi Sewarung Edisi Baduy Sebuah Novel (18): Perlawanan Sang Jurnalis Renaldi duduk dan bersiap-siap menikmati menu sarapan pagi yang tersaji di atas meja makan. Ia menyeruput secangkir kopi panas hangat, namun raut wajahnya langsung berubah serius begitu melihat Suten yang duduk di hadapannya. Renaldi menyapa Suten sambil tersenyum sinis. "Hmmmm....ini jagoan ayah, wartawan profesional baru pulang dari Baduy. Dapat apa kau dari Baduy ? Pacar!?" celetuk Renaldi bernada mengejek. “Ah ayah bisa aja.” Suten menjawab santai. "Begini Suten, ayah mau kasih tahu kalau ayah baru mendapat proyek besar di wilayah...
Musik & Budaya

Membeli” atau “Setor”

Membeli" atau "Setor" Renaldi menarik sebuah tas hitam yang diletakkan di lantai di samping kakinya, kemudian diletakkan di atas meja. “Ini kemarin kita ngomong Bu. Saya mohon dibantu supaya proyek di sana segera jalan, supaya jangan ada gangguan lagi,” ujar Renaldi sambil menyodorkan tas tersebut. Renaldi dipercaya oleh investor asing untuk menyelesaikan kerjasama dengan Pemda Provinsi Banten dalam proyek pertambangan di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Si Ibu pejabat membuka tas. Raut wajahnya tiba-tiba sumringah saat melihat isi di dalam tas berupa tumpukan uang dalam lembaran seratus ribu. "Hmmm...oke Pak...
Musik & Budaya

Bandung Targetkan Ungguli Suksesnya Kompetisi Piano Nusantara Plus Tahun Lalu

SETELAH-- sukses tahun lalu dengan Kompetisi Piano Nusantara Plus (KPN+), tahun ini Bandung kembali menyelenggarakannya dan tentu mengharapkan partisipasi yang lebih besar, bukan hanya dari Kota Kembang ini, tapi dari berbagai daerah di sekitarnya di Jawa Barat. Tepatnya  7 September 2025 nanti KPN+ akan berlangsung di Gedung IFI, Jl. Purnawarman no. 32. Bandung pun mendapat kehormatan dikunjungi pendiri kompetisi ini, pianis & komponis Ananda Sukarlan sebagai menjadi ketua juri, didampingi oleh Gwynn Elizabeth Sutanto. Gwynn Elizabeth adalah pianis muda peraih Master of Music dari Royal Conservatoire of Scotland di bawah...
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung Sapu Tangan Cinta

Ngopi Sewarung Edisi Baduy Sapu Tangan Cinta "Tidak! Kami tak sepenuhnya mengerti soal cinta. Para pemuda Baduy membangun rumah tangga bukan dimulai dari rasa cinta melainkan karena perintah orang tua dan aturan adat," kata Mirsa. "Kamu sendiri bagaimana Mirsa? Apa kamu juga belum memiliki rasa cinta itu?" desak Suten penasaran. "Entahlah. Hati-hati berbicara soal cinta, nanti kamu jatuh cinta beneran. Itu berbahaya. Kamu akan mengalami kesulitan jika menanam rasa cinta di sini," kata Mirsa sambil melangkah turun ke sungai, kakinya menginjak batu-batu besar di bawah jembatan bambu menuju ke pinggiran...
Musik & Budaya

Tugas Menenun

Ngopi Sewarung Episode Baduy : Tugas Menenun Saat tiba di persimpangan jalan di ujung Kampung Gajeboh, ia melihat sosok perempuan sedang duduk sendiri, sosok yang tak asing dilihatnya. "Aha...!..itu kan gadis yang aku potret di pinggir sungai kemarin siang, Mirsa, aha!" ujar Suten gembira. Mirsa sedang asyik menenun di teras rumah yang terletak persis di ujung kampung menghadap Sungai Ciujung. Suten berjalan perlahan mengendap-ngendap mendekat ke arah Mirsa. "Punten, numpang calik nya! (maaf numpang duduk ya!)," kata Suten bernada santun dengan sikap tubuh membungkuk, lalu duduk di teras, berjarak dua...
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung Episode Baduy : Jaro Nalim

Ngopi Sewarung Episode Baduy : Jaro Nalim SUTEN--rajin mengunjungi rumah tokoh-tokoh adat di antaranya berkunjung ke rumah Jaro Nalim, Wakil Puun dari Kampung Baduy Dalam Cikartawana. Puun adalah pemimpin adat tertinggi. Di Baduy ada tiga Puun: Puun Cibeo,Cikeusik, dan Cikartawana. Jaro Nalim seorang tokoh adat yang dihormati oleh masyarakat Baduy maupun oleh masyarakat luar. Gaya hidupnya sederhana, tutur kata dan sikapnya santun, lembut, serta bijak pada semua orang tanpa pandang bulu. Ia tokoh adat Baduy Dalam yang paling banyak didatangi orang luar yang ingin mengadukan berbagai urusan dunia dan spritual,...
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung Episode :Semua Ada Tugasnya

Ngopi Sewarung Episode   Semua Ada Tugasnya   Di antara tiga Kampung Baduy Dalam, hanya Kampung Cibeo yang dibiarkan oleh para sesepuh adat agak terbuka untuk masyarakat luar Baduy. Sementara dua kampung lainnya, Cikeusik dan Cikartawana agak tertutup, kecuali untuk para pengunjung yang punya tujuan khusus. "Semua sudah ada pembagian tugas masing-masing," kata Ayah Mursyid menjawab pertanyaan Suten mengenai kenapa hanya Kampung Baduy Dalam Cibeo yang boleh terbuka? Cibeo mempunyai tugas sebagai penjaga hubungan sosial kemasyarakatan dan politik dengan dunia luar, termasuk berhubungan untuk urusan negara dan luar negeri. Sedangkan...
1 10 11 12 13 14
Page 12 of 14