
Oleh: Ridhazia
LANGIT Indonesia dihiasi pemandangan indah dilihat mata ketika Gerhana Bulan Total pada malam 7-8 September 2025.
Fenomena ini terjadi ketika posisi Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi menutupi Bulan sepenuhnya.
Cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi membuat Bulan tampak berwarna merah tembaga, sehingga sering disebut sebagai Blood Moon.
Gerhana penumbra dimulai pukul 22.28 WIB, diikuti gerhana parsial pukul 23.27 WIB.
Sedangkan fase awal gerhana Bulan total terjadi pada pukul 00.30 WIB, dengan puncak gerhana terjadi pukul 01.11 WIB.
Fase total berakhir pada pukul 01.52 WIB.
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Laa ilaaha illallaahu wallahu akbar, Allahu akbar wa lillahil hamdu
Suasana Hati
Fenomena gerhana Bulan ternyata dapat mempengaruhi ritme jantung manusia.
Perubahan ini juga berdampak pada suasana hati seseorang yang ikut terpengaruh oleh peningkatan detak jantungnya.*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.



