Solo, BANDUNGPOS.ID – Manager cabang olahraga para tenis meja NPCI Jabar ke Peparnas XVII/2024, Adik Fahroji mengakui perolehan 13 medali emas yang direbut atletnya, menyisakan rasa kurang puas. Meski demikian Adik mengapresiasi perjuangan yang telah ditunjukan atlet tenis meja NPCI Jabar yang tak mengenal kata kalah dalam setiap pertandingan yang dijalani.
Dengan demikian total perolehan medali tim tenis meja NPCI Jabar berada diangka 13 emas, 14 perak dan 17 perunggu. Tim tenis meja Jabar lolos di 27 nomor final, jumlah ini termasuk banyak dibanding provinsi lain
“Meleset satu emas dari target 14 medali emas. Kegagalan petenis meja putri atas nama Imas lebih karena faktor lucky semata. Pada set pertama dan kedua Imas sudah unggul. Dan Imas sebetulnya nyaris unggul di set ketiga karena sudah leading dengan angka 10-9. Tapi lawannya dari Papua tiba-tiba minta time out. Nah usai time out, Imas tak mampu lagi memberikan perjuangan maksimal hingga akhirnya kalah di set ketiga,keempat dan kelima,” ujar Adik di Posko Kemenangan NPCI Jabar di Kusumah Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah, Sabtu malam (12/10/2024).
Pada gelaran Peparnas XVI/2021 di Papua, tim tenis meja Jabar hanya memperoleh 6 emas. Dibanding perolehan medali emas di Peparnas tahun ini, ada peningkatan dua kali lipat lebih.
“Kalau dilihat dari sisi peningkatan jumlah medali emas, tentu saja saya merasa bangga. Untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada semua atlet tenis meja NPCI Jabar yang telah menunjukkan perjuangan maksimal untuk kebanggaan Jabar di arena Peparnas. Kami memang selalu memotivasi kepada atlet untuk selalu fokus bertanding,” tutur Adik Fahroji.
Adik melihat peta kekuatan di cabor para tenis meja – selain Jawa Tengah, tampak pula eksistensi DKI Jaya yang menebar ancaman di semua nomor. Oleh karena itu cabor para tenis meja Peparnas XVII/2024 didominasi tiga provinsi yaitu Jateng,Jabar dan DKI Jaya.
“Usai Peparnas saya akan secepatnya melakukan evaluasi bersama jajaran pelatih, ofisial dan pengurus lainnya untuk sesegera mungkin dilaporkan kepada tim Satuan Tugas (Satgas) NPCI Jabar,” ujar Adik.
Secara global Adik merasa puas dengan penampilan atlet para tenis meja NPCI Jabar. Tak satupun atlet yang merasa resah atau terganggu dengan faktor non teknis.
“Semua (Petenis meja NPCI Jabar) merasa enjoy bermain dan selama saya mengikuti Peparnas untuk mendampingi atlet, inilah Peparnas yang serba ada, dari mulai fasilitas pendukung sampai persoalan konsumsi, semuanya lengkap terpenuhi dari mulai minuman,vitamin sampai buah-buahan,” papar Adik Fahroji. (den)





