Bandung Raya

FEB Unisba dan Universitas Pertamina Bangun Sinergi Penguatan Kurikulum Ekonomi Pembangunan

22views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pertamina dalam rangka penguatan kurikulum Program Studi Ekonomi Pembangunan, Kamis (21/5). Kegiatan akademik tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 WIB di Ruang 2 Lantai 8 Gedung Dekanat FEB Unisba.

Benchmarking ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu akademik, menyusun kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, serta memperkuat jejaring antarperguruan tinggi di tengah perubahan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis dan kompetitif.

Delegasi dari FEB Unisba dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, termasuk dekan, para wakil dekan dari berbagai bidang, Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan, serta dosen dan pengelola program studi. Di sisi lain, FEB Universitas Pertamina hadir melalui Wakil Dekan I beserta tim akademik dan unsur pimpinan fakultas.

Suasana diskusi berlangsung interaktif dan penuh semangat kolaborasi. Kedua institusi saling bertukar pengalaman dan praktik terbaik mengenai pengembangan kurikulum, penerapan Outcome-Based Education (OBE), penguatan capaian pembelajaran lulusan, hingga penyusunan mata kuliah berbasis kebutuhan industri. Tidak hanya itu, strategi peningkatan daya saing program studi di tingkat nasional maupun internasional turut menjadi topik pembahasan utama.

Berbagai isu strategis lain juga dibahas, seperti optimalisasi tracer study, peningkatan kemampuan mahasiswa dalam literasi digital dan analisis ekonomi, serta penyusunan kurikulum yang mampu merespons perkembangan global secara lebih adaptif.

Dalam forum tersebut, Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB Unisba memaparkan sejumlah inovasi pembelajaran dan pengembangan akademik yang telah diterapkan. Inovasi itu mencakup penguatan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), perluasan jejaring kemitraan, hingga penguatan tridharma perguruan tinggi guna mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Dekan FEB Unisba, Sri Fadilah, menyebut benchmarking akademik sebagai langkah penting dalam membangun budaya pendidikan tinggi yang kolaboratif serta terbuka terhadap peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Menurutnya, forum semacam ini menjadi ruang strategis untuk berbagi gagasan dan pengalaman guna memperkuat kualitas pendidikan, khususnya dalam menciptakan kurikulum yang relevan, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan masa depan.

Sementara itu, pihak FEB Universitas Pertamina menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keterbukaan FEB Unisba dalam berbagi praktik baik terkait pengelolaan akademik serta pengembangan program studi. Benchmarking tersebut dinilai memberikan perspektif baru sekaligus referensi penting dalam meningkatkan kualitas kurikulum dan tata kelola pendidikan tinggi yang berfokus pada continuous improvement.

Tak hanya berhenti pada pertukaran akademik, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi lebih luas antara kedua perguruan tinggi. Peluang kerja sama tersebut meliputi penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan seminar akademik, hingga publikasi ilmiah kolaboratif.

Melalui kolaborasi ini, kedua institusi berharap dapat memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, responsif, dan memberikan dampak nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan bangsa.

Sejalan dengan semangat FEB SATU (Sustainability, Acceleration, Transcendent Values, and Unity), FEB Unisba terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi unggul yang terbuka terhadap kerja sama strategis dan aktif berkontribusi dalam kemajuan pendidikan nasional.

Leave a Response