Bandung Raya

Pojok Statistik Unisba Sambut Benchmarking Universitas Esa Unggul, Dorong Penguatan Kolaborasi Antarperguruan Tinggi

Program Studi Statistika Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Pojok Statistik menerima kunjungan benchmarking dari Pojok Statistik Universitas Esa Unggul (UEU), Jumat (8/5).(foto: komhumas unisba)
24views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Program Studi Statistika Universitas Islam Bandung melalui Pojok Statistik menerima kunjungan benchmarking dari Pojok Statistik Universitas Esa Unggul (UEU), Jumat (8/5). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama antarperguruan tinggi sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dalam pengelolaan layanan statistik berbasis kampus.

Pojok Statistik sendiri merupakan bentuk sinergi antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan perguruan tinggi yang bertujuan meningkatkan literasi statistik serta mendorong pemanfaatan data resmi di lingkungan akademik maupun masyarakat.

Kegiatan benchmarking dibuka melalui sambutan dari Abdurrahman yang menyampaikan apresiasi kepada Unisba atas kesempatan yang diberikan kepada Universitas Esa Unggul untuk melakukan studi banding. Menurutnya, kunjungan ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru sekaligus menjadi rujukan dalam pengembangan Pojok Statistik di lingkungan UEU.

Sementara itu, Ketua Program Studi Statistika Unisba, Abdul Kudus, menekankan bahwa kolaborasi antarkampus memiliki peran penting dalam memperkuat literasi statistik serta mengoptimalkan pemanfaatan data dalam mendukung proses akademik dan penelitian.

Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan sesi pemaparan mengenai sistem pengelolaan Pojok Statistik Unisba yang disampaikan oleh Koordinator Pojok Statistik Unisba, Reny Rian Marliana, bersama tim dosen. Dalam presentasi tersebut dipaparkan berbagai aspek layanan, mulai dari mekanisme pelayanan, tugas dan tanggung jawab agen statistik, sistem rekrutmen agen, hingga program kerja yang telah diterapkan.

Diskusi kemudian berkembang menjadi forum interaktif yang memungkinkan kedua institusi saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Bagi Universitas Esa Unggul, kegiatan ini menjadi sangat relevan mengingat Pojok Statistik di kampus tersebut masih berada dalam tahap pengembangan sejak diresmikan pada Agustus 2025.

Kegiatan ini juga melibatkan agen statistik dari kedua perguruan tinggi yang aktif berdiskusi dan bertukar informasi. Interaksi tersebut mencerminkan semangat kolaboratif dalam membangun layanan statistik kampus yang lebih inovatif dan berdampak.

Penandatanganan IA Perkuat Komitmen Pengembangan Pojok Statistik

Sebagai langkah nyata memperkuat kerja sama, kedua institusi turut melaksanakan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan dan pengelolaan Pojok Statistik secara berkelanjutan.

Koordinator Pojok Statistik Unisba, Reny Rian Marliana, menyampaikan harapannya agar kegiatan benchmarking ini mampu memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan literasi statistik serta berbagi praktik terbaik pengelolaan layanan statistik kampus.

Ia menilai kolaborasi berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam menciptakan inovasi layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan sivitas akademika.

Hal senada juga disampaikan Abdul Kudus. Menurutnya, kerja sama antarperguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan keilmuan statistika.

Ia menambahkan bahwa optimalisasi Pojok Statistik perlu diperkuat melalui layanan unggulan yang menjadi karakter khas masing-masing program studi. Salah satu keunggulan Pojok Statistik Unisba adalah layanan konsultasi metode analisis data penelitian yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa maupun peneliti.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, rombongan Universitas Esa Unggul juga melakukan kunjungan langsung ke Ruang Pojok Statistik Unisba untuk melihat fasilitas dan sarana pendukung layanan. Kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai sistem pengelolaan serta lingkungan kerja yang diterapkan, meskipun dilakukan di luar jam operasional.

Ke depan, kegiatan benchmarking serupa diharapkan dapat terus digelar sebagai sarana memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan mutu layanan statistik di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.(ask)***

Leave a Response