Luar Negeri

Unisba–INCEIF Malaysia Perkuat UMKM Kuliner Halal Bandung Lewat Workshop Bisnis Ramah Lingkungan

11views

METRO BANDUNG.bandungpos.id – Program Doktor Manajemen Pascasarjana Universitas Islam Bandung (Unisba) berkolaborasi dengan INCEIF University Malaysia menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional bertajuk “Workshop PKM: Strengthening Awareness and Knowledge on Halal Green Integration”. Kegiatan berlangsung pada Selasa (5/5) di Aula Pascasarjana Unisba, Kota Bandung.

Workshop ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM kuliner bersertifikat halal dari Kelurahan Sarijadi, Kota Bandung. Kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan pelaku usaha dalam menerapkan integrasi konsep halal dan keberlanjutan lingkungan atau green business dalam aktivitas bisnis mereka.

Ketua Tim PKM Internasional Unisba, Prof. Dr. Ima Amaliah, S.E., M.Si, menjelaskan bahwa tantangan dunia usaha di masa mendatang tidak lagi hanya bertumpu pada mutu produk maupun kepemilikan sertifikasi halal. Lebih dari itu, pelaku usaha juga dituntut untuk mampu menjalankan praktik bisnis yang memperhatikan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, pola konsumsi masyarakat kini mengalami perubahan yang cukup signifikan. Konsumen tidak hanya mencari produk yang halal, tetapi juga memperhatikan bagaimana produk tersebut diproses secara bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kesadaran konsumen saat ini terus berkembang. Produk tidak hanya dituntut halal tetapi juga diproduksi melalui proses yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, UMKM perlu mulai bertransformasi menuju praktik halal hijau,” ungkap Prof. Ima.

Beragam materi strategis turut dihadirkan dalam workshop ini. Salah satunya mengenai rantai pasok hijau dalam bisnis kuliner yang disampaikan oleh Ketua Program Doktor Manajemen Unisba, Prof. Dr. Tasya Aspiranti, S.E., M.Si. Peserta juga mendapatkan wawasan tentang pemanfaatan kemasan ramah lingkungan serta praktik terbaik pengelolaan bisnis halal hijau yang diterapkan di Malaysia.

Materi tersebut dipaparkan oleh praktisi UMKM, akademisi, serta mitra internasional dari INCEIF University Malaysia. Salah satu pembicara internasional, Prof. Amir Shaharuddin, Ph.D, berbagi pengalaman mengenai implementasi konsep green halal business di Malaysia.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem bisnis yang tidak hanya produktif tetapi juga berkelanjutan.

Workshop ini semakin menarik dengan kehadiran pengusaha muda yang fokus pada isu lingkungan, Firdilla Qonita FR., S.Pd., MBA, pemilik usaha Sugar Souvenir. Selama sekitar 10 tahun, ia berhasil mengolah limbah plastik menjadi produk suvenir unik dan bernilai ekonomi tinggi. Produk hasil inovasinya bahkan telah dipasarkan hingga kawasan Asia dan Amerika.

Selain sesi diskusi dan penyampaian materi, peserta juga mendapatkan edukasi langsung melalui praktik pengolahan sampah dapur menjadi kompos. Aktivitas ini bertujuan memberikan pemahaman praktis tentang cara mengurangi limbah rumah tangga yang dihasilkan dari usaha kuliner.

Melalui program PKM internasional ini, Unisba berharap pelaku UMKM kuliner di Kota Bandung mulai menerapkan pola bisnis yang lebih berkelanjutan, mulai dari penggunaan kemasan ramah lingkungan hingga pengelolaan limbah secara lebih baik, tanpa mengabaikan prinsip halal dalam rantai produksi.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Unisba dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis keberlanjutan, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan jejaring akademik internasional.(ask)***

Leave a Response