Olahraga

Sebanyak 500 Peserta Tampil di Kejurnas Gojuryu Karate-Do Association Indonesia

199views

 

Bandung – BANDUNGPOS.ID : Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gojuryu Karate-Do Association Indonesia Tahun 2026 resmi digelar sebagai ajang pembinaan dan kompetisi atlet karate dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi serta pengembangan olahraga karate di Indonesia.

Kejurnas tersebut berlangsung pada 2 hingga 5 April  2026 berlangsung di GOR Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung.  Sebanyak 500 peserta ambil bagian dalam kejuaraan ini yang berasal dari 22 provinsi di Indonesia.

Di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat, dan Papua Tengah.

Perwakilan Pengurus Besar (PB) Gojuryu Karate-Do Association Indonesia Muhamad Dahnil Ginting menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini. Ia menilai ajang tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan karate, khususnya aliran Gojuryu, di tingkat nasional.

“Sebagai kader Gerindra dan anggota DPR, saya berharap kegiatan ini bisa mendapat perhatian lebih luas, termasuk dari Bapak Prabowo Subianto, agar dapat disampaikan kepada pihak terkait seperti Bapak Erick Thohir. Saya melihat potensi Goju sangat luar biasa,” ujar Dahnil,

Ia juga mengaku tidak menyangka mendapat kepercayaan untuk membuka kejuaraan tersebut secara langsung. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi untuk terus mendukung perkembangan olahraga karate di Indonesia.

“Saya tidak menyangka dipilih langsung untuk membuka kegiatan ini. Saya sangat bersyukur dan berharap Goju semakin berkembang, semakin maju, dan mampu berprestasi di tingkat nasional,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti tingginya antusiasme peserta, khususnya dari kalangan anak-anak. Ia menilai karate dapat menjadi sarana positif dalam membentuk karakter generasi muda serta menjauhkan mereka dari pengaruh negatif.

“Anak-anak sejak kecil sudah belajar karate, ini sangat luar biasa. Selain membentuk disiplin, juga bisa mengurangi potensi penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam geng motor. Ini kegiatan yang sangat positif,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan dukungan secara spontan terhadap pelaksanaan kejuaraan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan kegiatan olahraga.

“Saya sempat bertanya kepada panitia terkait kebutuhan biaya. Karena ada rezeki, saya membantu sebesar Rp5 juta. Jika masih ada kekurangan, nanti kita bisa diskusikan bersama untuk solusinya,” ungkap Dahnl. (den)***

 

 

Leave a Response