Bandung Raya

Bapenda Kabupaten Bandung Optimalisasi Pengawasan dan Transparansi Transaksi WP Melalui Pemasangan Tapping Box

26views

KABUPATEN BANDUNG, Bandungpos.id – Dalam upaya optimalisasi pengawasan dan transparansi transaksi wajib pajak Badan Pendapatan Daerah (Bependa) Kabupaten Bandung melakukan upaya optimalisasi pengawasan dan transparansi transaksi wajib pajak.

Melalui Bidang Perencanaan Pengendalian Operasional Bapenda Kabupaten Bandung  melakukan pemasangan alat Perekam Transaksi (Tapping Box).

Menurut Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Tatang Kusnawan, S.E., M.I.P. yang disampaikan Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian Operasional (P2O) Irma Fitriani, S.E., M.Si., pemasangan Tapping Box ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi data, kepatuhan pajak, serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Rekonsiliasi ini bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi sebagai dasar penyusunan laporan realisasi pendapatan daerah yang valid, sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penerimaan retribusi daerah,” ujar Irma Fitriani, saat ditemui di Soreang, Jumat (27/6/2026).

Ia mengatakan, pemasangan serta pemantau alat rekam transaksi (tapping box) ini dilakukan di berbagai tempat usaha wajib pajak, seperti restoran, hotel, dan tempat hiburan di wilayah sekitar Soreang dan area lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan pelaporan wajib pajak Bapenda Kabupaten Bandung.

Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian Operasional (P2O) Irma Fitriani, S.E., M.Si., Foto: Instagram

“Pemasangan alat ini memastikan transparansi dan keakuratan pelaporan omzet secara real-time . Berikut adalah mekanisme utama pemasangan dan pemantauan alat rekam tersebut,” tutur Irma Fitriani.

Ia menambahkan, pemantauan data real-time melalui alat tapping box ini dihubungkan langsung ke sistem kasir pelaku usaha dan server Bapenda untuk memvalidasi jumlah transaksi yang sebenarnya.

Pencegahan Kecurangan

Kehadiran alat ini berfungsi sebagai pembanding data antara omzet yang dilaporkan wajib pajak dengan data yang terekam secara otomatis guna menghindari manipulasi.

Sementara fokus sektor usaha antara lain berupa objek pajak yang disasar meliputi wajib pajak dengan potensi pendapatan besar, terutama sektor restoran dan hotel.

Sedangkan jadwal monitoring rutin dilakukan petugas dari Bidang Perencanaan Pengendalian Operasional (P2O) dan UPT Bapenda secara berkala terus melakukan inspeksi langsung dan memonitor fungsi alat di lapangan. (Ads)

Leave a Response