Bandung Raya

HALALBIHALAL DAN PENGAJIAN RUTIN: PEMDES MEKARSALUYU SATUKAN WARGA BANGUN DESA HARMONIS DAN BAROKAH

206views

KAB. BANDUNG, Bamdungpos Id. – Pemerintah Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, sukses menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal yang digabungkan dengan agenda Pengajian Rutin sebagai momentum strategis mempererat tali persaudaraan.

Acara yang berlangsung pada Minggu (29/3/2026) M bertepatan dengan 8 Syawal 1447 H ini digelar di Masjid Agung Hikmatul Hidayah, dengan mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Meningkatkan Ukhuwah, Menuju Desa Harmonis dan Barokah”.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi dengan memadatinya lokasi acara oleh berbagai elemen sosial. Selain dihadiri oleh Kepala Desa Mekarsaluyu, Ayi Miharja, S.IP, beserta seluruh staf perangkat desa, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari wilayah sekitar. Kehadiran lintas elemen ini menjadi bukti konkret kuatnya rasa kebersamaan dan solidaritas sosial yang terjalin harmonis.

Acara inti diisi dengan tausiyah penuh hikmah yang disampaikan oleh penceramah utama, Ustadz Saryoto. Beliau yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Desa Mekarsaluyu sekaligus anggota Dai Kamtibmas Polresta Bandung ini menekankan pentingnya meningkatkan kualitas keimanan serta menjaga hubungan harmonis antar sesama sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat yang damai, tertib, dan sejahtera.

Secara khusus, Ustadz Saryoto menguraikan esensi dan hikmah mendasar dari tradisi Halalbihalal. Ia menjelaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan sarana pembersihan hati (tazkiyatun nafs), penghapus kesalahpahaman, dan jalan untuk mengembalikan hubungan sosial kepada kondisi yang suci dan bersih. Nilai keikhlasan dalam saling memaafkan menjadi kunci utama untuk membuka pintu keberkahan, memperpanjang usia, serta meluaskan rezeki sebagaimana diajarkan dalam ajaran agama.

Dalam sambutannya, Kepala Desa menyoroti pentingnya persatuan dan semangat gotong royong sebagai modal pembangunan. Ia menegaskan bahwa keharmonisan antarwarga merupakan prasyarat mutlak dalam mewujudkan desa yang maju, aman, dan bermartabat. Sinergi yang optimal antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan di segala bidang.

Suasana semakin hangat dan penuh kekeluargaan dengan dilaksanakannya musafahah atau saling bersalaman sebagai simbol keikhlasan hati yang tulus. Kegiatan ditutup dengan kebersamaan menikmati hidangan bersama, di mana disajikan sebanyak delapan tumpeng istimewa; satu tumpeng dari Pemerintah Desa dan tujuh tumpeng representatif dari masing-masing RW, yang melengkapi keakraban di hari yang penuh berkah ini. (Ask/Id)***

Leave a Response