DILANSnomics: Reimagining Economic Systems through Accessibility, Participation, and Resilience
Farhan Helmy

by Farhan Helmy
DILANSnomics memperkenalkan perspektif baru tentang sistem ekonomi yang berakar pada realitas kehidupan penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Sementara kerangka ekonomi konvensional sering berfokus pada produksi, pasar, dan pertumbuhan, buku ini menyoroti dimensi krusial yang masih kurang dieksplorasi: kondisi yang memungkinkan individu untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Bertolak dari perjalanan penulis sebagai profesional dan praktisi tata kelola lingkungan, sumberdaya alam dan keberlanjutan keberlanjutan, pegiat GEDSI disabilitas, dan system thinking, buku ini berargumen bahwa aksesibilitas, sistem perawatan (care systems), dan infrastruktur inklusif bukanlah sekadar isu sosial periferal, melainkan komponen fundamental dalam sistem ekonomi.
Inti utama dua konsep buku ini: Ekonomi Tak Terlihat (Invisible Economy) dan Permintaan Tak Terlihat (Invisible Demand). Kedua konsep ini menggambarkan bagaimana banyak kebutuhan esensial seperti teknologi asistif, infrastruktur yang aksesibel, dan layanan pendukung, sering kali kurang terwakili dalam sistem ekonomi karena tidak tertangkap secara memadai oleh sinyal pasar konvensional.
Melalui kerangka DILANSnomics, buku ini mengusulkan bahwa sistem ekonomi seharusnya dipahami sebagai sistem partisipasi. Ketika aksesibilitas memungkinkan partisipasi, masyarakat dapat membuka potensi manusia yang lebih luas serta memperkuat ketahanan dalam menghadapi tantangan sosial dan lingkungan.
Kerangka ini bertumpu pada tiga prinsip yang saling terhubung:
* Aksesibilitas memungkinkan partisipasi.
* Partisipasi memperkuat ketahanan.
* Ketahanan mendukung pembangunan inklusif.
Dengan menghubungkan inklusi disabilitas, keberlanjutan, dan desain ekonomi, DILANSnomics berkontribusi pada percakapan global tentang pembangunan inklusif, keadilan sosial, dan masa depan yang berkelanjutan.
Buku ini ditujukan bagi pembaca yang tertarik pada kebijakan pembangunan, keberlanjutan, inovasi sosial, dan tata kelola inklusif. Secara khusus, buku ini relevan bagi pembuat kebijakan, peneliti, praktisi pembangunan, serta para advokat yang mencari pendekatan baru dalam membangun sistem ekonomi yang memungkinkan partisipasi yang lebih luas.
Pada akhirnya, DILANSnomics mengajak pembaca untuk meninjau kembali sebuah pertanyaan mendasar: bukan hanya bagaimana ekonomi bertumbuh, tetapi bagaimana sistem ekonomi dirancang agar setiap orang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.
Editor : Rianto Muradi





