Nasional

Sinergi Polri dan Ojol: Kapolri Luncurkan Program ‘Sauyunan Jaga Lembur’ di Jawa Barat

241views

KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS ID. – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi meluncurkan program ‘Sauyunan Jaga Lembur’ yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Jawa Barat. Apel akbar yang berlangsung di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, 8 November 2025, menandai komitmen bersama antara Polri dan komunitas ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Program ini merupakan inisiatif strategis untuk memanfaatkan jaringan luas para pengemudi ojol sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi cepat dan akurat kepada kepolisian. Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya peran aktif ojol dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Dengan mobilitas tinggi dan jangkauan yang luas, para pengemudi ojol memiliki potensi besar untuk membantu kepolisian dalam mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas, melaporkan kejadian kriminalitas, serta memberikan informasi terkait kecelakaan lalu lintas,” ujar Jenderal Sigit.

Lebih dari sekadar memberikan informasi, para pengemudi ojol juga dilatih untuk memberikan bantuan pertama pada korban kecelakaan. Polda Jawa Barat memberikan pelatihan khusus mengenai bantuan hidup dasar (BHD) kepada perwakilan ojol yang hadir dalam apel tersebut.

“Pelatihan BHD ini sangat penting agar para pengemudi ojol dapat memberikan pertolongan pertama yang efektif sebelum petugas medis tiba di lokasi kejadian. Hal ini dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi dampak fatal akibat kecelakaan,” jelas Kapolri.

Selain aspek keamanan, Kapolri juga menyoroti peran penting ojol dalam menggerakkan roda perekonomian. Ojol tidak hanya menyediakan layanan transportasi, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi UMKM dan pelaku usaha kecil lainnya.

“Ojol telah menjadi bagian integral dari ekosistem ekonomi digital. Mereka membantu memperluas jangkauan pasar bagi UMKM, memfasilitasi pengiriman barang, dan menciptakan lapangan kerja baru,” kata Kapolri.

Sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas ojol, Polri juga menyediakan berbagai fasilitas seperti gerai mart, bengkel, layanan kesehatan, dan layanan administrasi kependudukan (SIM dan Samsat keliling) yang dapat diakses oleh para pengemudi ojol.

Program ‘Sauyunan Jaga Lembur’ diharapkan dapat menjadi model sinergi yang efektif antara Polri dan komunitas masyarakat dalam menjaga kamtibmas serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. (Iding/bnn)

Leave a Response