Bandung Raya

Unisba dan Politeknik Al Islam Bandung Perkuat Pembinaan Karakter Mahasiswa melalui Pesantren Intensif

Inisiatif ini menjadi simbol kemitraan erat antara PAIPPK Unisba (Bagian Pendidikan Agama Islam, Pesantren, dan Pengembangan Kepribadian) dan Politeknik Al Islam Bandung dalam membekali mahasiswa tingkat akhir dengan nilai-nilai spiritual dan moral menjelang mereka memasuki dunia profesional. Sebanyak 104 mahasiswa dari Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Radiodiagnostik dan Radiologi, serta Terapi Wicara turut ambil bagian dalam program ini.(foto: komhumas unisba)
286views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Universitas Islam Bandung (Unisba) menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan karakter islami mahasiswa melalui kolaborasi strategis bersama Politeknik Al Islam Bandung dalam penyelenggaraan Pesantren Intensif Calon Ahli Madya. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 Juli 2025, bertempat di Kampus II Unisba, Ciburial, Kabupaten Bandung.

Inisiatif ini menjadi simbol kemitraan erat antara PAIPPK Unisba (Bagian Pendidikan Agama Islam, Pesantren, dan Pengembangan Kepribadian) dan Politeknik Al Islam Bandung dalam membekali mahasiswa tingkat akhir dengan nilai-nilai spiritual dan moral menjelang mereka memasuki dunia profesional. Sebanyak 104 mahasiswa dari Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Radiodiagnostik dan Radiologi, serta Terapi Wicara turut ambil bagian dalam program ini.

Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar pesantren ini menjadi wahana pembentukan kepribadian paripurna yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kokoh secara spiritual.

“Lewat pesantren ini, kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya pandai secara intelektual dan terampil dalam praktik, tetapi juga berakhlak mulia—sesuai dengan cita-cita para pendiri dan pimpinan Politeknik Al Islam Bandung,” ujarnya.

Ia pun mendorong para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. “Materi yang diberikan dirancang untuk mencetak pribadi-pribadi unggul yang layak disebut sebagai umat terbaik. Semoga tujuan ini bisa tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Kepala PAIPPK Unisba, Dr. Parihat, Dra., M.Si., menyatakan bahwa program pesantren ini menjadi salah satu ciri khas Politeknik Al Islam Bandung yang dijaga melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan Unisba.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah mencetak insan bertakwa yang berperilaku islami dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesinya. Harapannya, mahasiswa mampu memadukan nilai keislaman dan semangat kebangsaan dalam setiap langkah profesional mereka, sebagaimana pesan dalam QS Ali Imran ayat 110,” jelasnya.

Pesantren ini dikemas dalam dua pendekatan pembelajaran: kelas besar dan sesi tutorial. Pada sesi kelas besar, mahasiswa mendapatkan materi mengenai pengembangan karakter unggul di era digital, pelayanan islami yang berkualitas, serta kesehatan mental. Sedangkan pada sesi tutorial, peserta terlibat aktif dalam praktik thaharah, salat berjamaah, fiqih salat untuk pasien, bimbingan doa, pembelajaran Al-Qur’an, tafakur keagamaan, hingga simulasi pemulasaraan jenazah. Tidak ketinggalan, kegiatan ibadah seperti salat tahajud berjamaah dan kajian setelah salat Magrib dan Subuh turut memperkaya pengalaman spiritual peserta.

Direktur Politeknik Al Islam Bandung, dr. Shiane Hanako Sheba, MKM., MCE., menegaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tahunan untuk mempersiapkan mahasiswa secara komprehensif menjelang kelulusan.

“Mahasiswa yang mengikuti pesantren ini adalah mereka yang akan segera menyelesaikan studi. Saya berharap mereka dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperdalam pemahaman agama dan memperkuat kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja,” tandasnya.(askur/png)

Leave a Response