Daerah

Puasa Tak Halangi Semangat Literasi, FPL Pasbar Ajak Masyarakat Manfaatkan Taman Bacaan

24 Tulisan Guru Banjar  Terbit Dalam Buku Memoar

388views

PASAMAN BARAT,BANDUNGPOS – Bulan Ramadan bukan hanya momentum untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperkaya wawasan.

Ketua Forum Pegiat Literasi (FPL) Pasaman Barat, Denni Meilizon, mengajak anak-anak, remaja, dan masyarakat umum di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, untuk memanfaatkan berbagai layanan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) selama bulan puasa.

Denni menegaskan bahwa aktivitas literasi tidak boleh terhenti hanya karena sedang berpuasa. Justru, bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mengisi hari-hari dengan kegiatan positif seperti membaca, menulis, dan berdiskusi di TBM dan rumah baca yang tersedia di berbagai titik di Pasaman Barat.

“Puasa bukan penghalang untuk tetap produktif. Membaca buku di TBM bisa menjadi alternatif kegiatan yang bermanfaat dan menginspirasi,” ujar Denni di Pasaman Barat, Ahad (2/3/2025).

Berbagai TBM dan rumah baca yang tersebar di Pasaman Barat siap menyambut masyarakat yang ingin mengisi waktu luang dengan membaca buku atau mengikuti kegiatan literasi lainnya.

Beberapa di antaranya adalah Rumah Baca Aan & Aas di Kawasan Kampus STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat, Rumah Baca Ara di Kampung Joring Ujung Gading, TBM Fayyadh di sekitar Pasar Kinali, TBM SYAFII NM di Durian Tarung sekitar SMAN 2 Kinali, Rumah Baca Aia Tayo di Kampung Pasir Kajai, Pondok Buku Olalaa di Gang TK Pertiwi Ujung Gading, Rumah Baca Al Fatih di sekitar Pasar Kapa, Jalan Lintas Simpang Empat ke Sasak LND, dan beberapa lainnya.

Diungkapkan Denni, TBM dan rumah baca ini menyediakan berbagai aktivitas, seperti membaca buku, bedah buku, diskusi santai, hingga kelas menulis.

Tak hanya itu, beberapa TBM juga menyediakan ruang belajar bagi anak-anak untuk mengerjakan tugas sekolah atau mencari referensi tambahan.

“Dengan suasana yang nyaman dan koleksi buku yang beragam, TBM menjadi tempat ideal bagi siapa saja yang ingin mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat selama Ramadan,” jelasnya.

Menurut Denni, keberadaan TBM memiliki peran penting dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat. Dengan mengunjungi TBM, masyarakat tidak hanya mendapatkan ilmu baru tetapi juga membangun kebiasaan membaca sejak dini.

“Mari kita manfaatkan TBM untuk menambah ilmu dan menjadikan Ramadan lebih produktif,” ajaknya.

Ditambahkan, bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, mengunjungi TBM bisa menjadi pilihan terbaik.

“Yuk, jadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan budaya membaca dan menulis di Pasaman Barat,” tambah Denni yang juga seorang penulis. (Muhammad Subhan/BNN)

 

 

Leave a Response