Kolom Sosial Politik

Serangan FAJAR

419views

 

Oleh Ridhazia

Istilah “serangan fajar” yang lazim pasukan tentara biasanya menyergap dan menguasai daerah target musuh secara mendadak di pagi buta ternyata diadopsi dalam perpolitikan di Indonesia.

Dalam dunia politik Indonesia, serangan fajar untuk menyebut politik uang. Yaitu pemberian uang dan atau barang seperti paket sembako, voucer pulsa, voucer bensin, atau bentuk fasilitas lainnya yang dapat dikonversi dengan nilai uang.

Tujuannya untuk memenangkan bakal calon dalam kontestasi politik beberapa jam sebelum pencoblosan. Lazimnya serangan fajar menyasar pemilih kelas menengah ke bawah yang dianggap belum menentukan pilihan atau untuk mengalihkan pilihan.

Tak Terhindarkan

Meski dilarang bahkan diancam hukuman, politik uang sebagai keniscayaan politik yang tak terhindarkan dan dikatagorikan senagai skandal korupsi suap praktek beli suara (vote buying) yang menyebabkan praktek demokrasi tidak fair.

Tapi apapun aturan yang dibuat, untuk serangan fajar senagai sesuatu momen yang ditunggu. Bahkan menjadi budaya politik yang setiap lima tahun dirayakan dengan riang gembira.

Mau?

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response