Olahraga

27 Pengcab NPCI Jabar Ikuti Workshop

Sebanyak 27 Pengcab NPCI kota/ kabupaten se-Jawa Barat -- masing-masing mengirimkan empat peserta, hadir pada acara Workshop Manajemen Pengelolaan Pertandingan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2025, bertempat di Arion Suites Hotel, Kota Bandung.(foto: den)
141views

METRO  BANDUNG, bandungpos.id – Sebanyak 27 Pengcab NPCI kota/ kabupaten se-Jawa Barat — masing-masing mengirimkan empat peserta, hadir pada acara Workshop Manajemen Pengelolaan Pertandingan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2025, bertempat di Arion Suites Hotel, Kota Bandung.

Kegiatan ini digelar dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesiapan daerah menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) Jawa Barat 2026, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Barat.

Acara dibuka oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar, Dicky Waluya Badrukamal, pada Senin pagi (15/9).

“Workshop ini sangat baik sebagai bagian dari persiapan menuju PEPARDA 2026. Harapannya, tenaga pertandingan yang dilatih bisa mendukung kelancaran berbagai event olahraga disabilitas ke depan,” ujar Dicky.

Dicky juga menekankan pentingnya pelatihan yang tak hanya fokus pada aspek pertandingan, tetapi juga menyentuh manajemen event secara keseluruhan.

Menurutnya, perkembangan dunia penyelenggaraan event saat ini semakin kompleks dan memerlukan tenaga terampil yang siap mengikuti perubahan.

“Kita ingin teman-teman di daerah juga update dengan dinamika terbaru penyelenggaraan event olahraga. NPCI Jabar diharapkan menjadikan pelatihan seperti ini sebagai agenda rutin setiap tahun,” urai Dicky.

Terkait jadwal pelaksanaan PEPARDA 2026, Dicky menyebut pihaknya masih dalam tahap pembentukan kepanitiaan besar dan penyusunan timeline. Ia mengungkapkan, agenda PEPARDA tidak akan berbenturan dengan kegiatan olahraga lain yang telah lebih dulu dijadwalkan.

Sementara itu, Sekretaris Umum NPCI Jawa Barat, Andi Sopandi, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kapasitas SDM di daerah.

Langkah ini juga selaras dengan visi dan misi NPCI Jabar untuk membina kota/kabupaten agar mampu menyelenggarakan event mandiri di wilayah masing-masing.

“Kita ingin pengurus di tingkat kota/kabupaten tidak hanya siap mengikuti event, tetapi juga mampu menjadi tuan rumah event yang profesional. Pelatihan ini adalah salah satu pondasi penting untuk itu,” kata Andi.

Dengan semangat kolaboratif dan peningkatan kapasitas, NPCI Jabar berharap Jawa Barat tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga pelopor penyelenggaraan event olahraga disabilitas yang inklusif dan berkualitas.

Materi yang diberikan dalam kegiatan Workshop Manajemen Pengelolaan Pertandingan ini, meliputi:
* Manajemen Penyelenggaraan Multievent Olahraga (Prof. Dikdik Zafar Sidik)
* Manajemen dalam Olahraga (Dr. Mohammad Zaky)
* Manajemen Perencanaan Event Olahraga melalui “Term of Reference” (Drs. H. Asep Purwantoro, M.M.Pd)
* Development Through Sport, Panca Waluya dan Hubungannya dalam Pembangunan Olahraga (Dicky Waluya Badrukamal S.Pd.,M.Pd). (Den)

Leave a Response