Kampusiana

USB YPKP Rayakan Dies Natalis ke-20 dan HUT RI-81

47views

BANDUNG, BandungPos.id — Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung merayakan Dies Natalis ke-20 pada Rabu (26/8/2026). Perayaan ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan dua peringatan besar lainnya, yakni HUT ke-81 Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ketua Yayasan YPKP Bandung, Prof. Dr. H. Ricky Agusiady, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang institusi pendidikan tinggi tersebut. Menurutnya, usia 20 tahun Universitas Sangga Buana merupakan buah dari perjalanan sejarah panjang yang dimulai sejak 1970, saat YPKP mendirikan Akademi Bank Nasional (ABN).

Lembaga tersebut kemudian berkembang menjadi Akubank (Akademi Keuangan dan Bank) YPKP, lalu bertransformasi menjadi STIE YPKP. Perkembangan berlanjut dengan berdirinya Sekolah Tinggi Teknik (STT) YPKP.

“Ulang tahun ini adalah rasa syukur kita terhadap Allah SWT yang telah membawa perjalanan dari 2006 hingga sekarang, 2026, untuk Universitas Sangga Buana. Perjalanan sejarah dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu tahun 1970, dulu kita mulai dari Akademi Bank,” ujar Ricky.

Transformasi kelembagaan mencapai puncaknya pada 2006 ketika STIE YPKP dan STT YPKP digabungkan menjadi Universitas Sangga Buana. Sejak awal, universitas ini terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman, termasuk dalam pengembangan bidang ilmu sosial, komunikasi, dan administrasi yang kemudian berkembang menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Prof. Ricky menegaskan, visi YPKP sebagai badan penyelenggara perguruan tinggi swasta yang berkualitas tidak berubah. Namun, ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, mulai dari peningkatan mutu, kurikulum, hingga metode pembelajaran modern yang kini mengadopsi sistem hybrid dan digital.

“Kami tidak hanya menerima mahasiswa yang baru lulus SMA, tetapi juga mahasiswa S2 untuk para karyawan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Dengan RPL, masa studi mahasiswa karyawan bisa lebih cepat, bahkan hingga 50 persen. Tadinya empat tahun bisa menjadi dua tahun, atau tiga tahun menjadi satu setengah tahun,” jelasnya.

Terkait capaian selama dua dekade, Ricky mengaku cukup puas atas pengakuan pemerintah yang menempatkan USB YPKP dalam kategori unggul. Namun, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari perjuangan.

“Kami tidak pernah merasa sudah cukup. Perubahan zaman terus terjadi, regulasi pun berubah-ubah. Ketidakpastian itu membuat kami tidak bisa berhenti berpuas diri. Yang penting kami terus berinovasi,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Rektor USB YPKP, Dr. Didin Saepudin, menyampaikan bahwa capaian selama 20 tahun merupakan hasil dukungan semua pihak, terutama yayasan, mitra swasta, pemerintah, hingga mitra luar negeri.

“Ke depan banyak capaian yang harus kita jadikan target, di antaranya internasionalisasi, kerja sama dengan dunia industri dan dunia usaha, serta bagaimana seluruh stakeholder memberikan kepercayaan kepada USB YPKP. Kepercayaan itu akan menjadi siklus pendidikan yang membuat USB terus tumbuh,” ujar Didin.

Didin juga menyoroti tema Dies Natalis ke-20, “Decade to Decade of Unity for Excellence and Impact”. Menurutnya, tema tersebut mengandung tiga kata kunci penting, yakni unity atau kebersamaan, excellence atau keunggulan, dan impact atau dampak.( elly/cuya).

Leave a Response