Kolom Sosial Politik

Surplus Ijazah Doktor

71views

 

Oleh: Ridhazia

SAAT  berbicara dalam acara Public Lecture Series 002 di Embung Giwangan, Yogyakarta,pengamat politik Rocky Gerung mengatakan kalau Indonesia mengalami surplus ijazah, tapi defisit value (nilai).

Katanya, banyak lulusan perguruan tinggi setara strata tiga (S3 ) yang tidak mempunyai akses pada negara karena tidak tertampung lagi.

Pendek kata, negara tidak lagi mampu menyediakan ruang bagi pikiran dan kecerdasan akademik kualifikasi doktor.

“Sruktur teknokratis kita lebih banyak dikuasai oleh para dealer kekuasaan, bukan leader kekuasaan” kata Rocky dalam acara yang disiarkan secara daring melalui akun YouTube Pandu Negeri, dikutip Senin (18/2/2026).

Versi BPS

Badan Pusat Statistik (BPS) juga melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia per November 2025 mencapai 7,35 juta orang. Sedikitnya 5,25% lulusan perguruan tinggi.

Berdasarkan laporan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) pada akhir tahun 2025 kalau lulusan sarjana masuk dalam kelompok putus asa cari kerja.

Angka kelompok terdidik perguruan tinggi mencapai 45 ribu lulusan S1 dan 6 ribu lulusan pascasarjana magister dan doktor.*

 * Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response