Agama

Silaturahmi di Hari Ied Al-fitri 1446 H. / 2025 M.

428views

KAB BANDUNG, BANDUNGPOS ID.
Nairuz dan mihrajan demikian kaum kafir jahiliyah biasa menyebut hari raya jaman dulu, Nairuz merupakan perayaan tahum baru syamsiah dan mihrojan enam bulan setelahnya, mereka isi dengan poya-poya, mabuk-mabukan, main perempuan dan hal jelek lainnya. Ketika Rasulullah Saw di utus membawa risalah islam, dua hari raya tersebut di ganti dengan hari raya yang istimewa yakni ied al-Fitri dan ledul Adha, sebagaimana sabda Beliau

ی خان لاا دور و رهار دی ام فرم ارخ الحبيب الله غالباً على و اروع رفع رامي قال انا

“Dahulu kalian memiliki dua hari (Nairuz dan Mihrajan) di marra kalian bersenang-senang ketika itu. Sekarang Allah telah menggantikan untuk kalian dengan dua hari besar yang lebih baik yaitu Idul Fitri dan Idul Adha (HR Abu Daud, no 1134, An-Nasali, no 1556. Sanad hadits ini sahih menurut Syekh Abdullah Al-Fauzan dalam Minhah Al-Allam, 4:142)

Bagi Umat islam hari raya ied al-fitri hari raya yang selalu ditunggu dan han yansangat membahagiakan, ini sesuai dengan sabda Rasulullah Saw.

ار عالی در محاف و ورد به محلي ارتاح في من المال

Artinya, “Orang yang berpuasa akan meraih dua kebahagiaan, kebahagian ketika berbuka puasa/berhari raya, dan kebahagiaan ketika masuk surga dan bertemu Tuhannya.” (HR Muslim)

Selain dua hari raya hari jum’at juga termasuk yang membahagiakan, sebagaimana perkataan Syekh Sulaiman al-Bujairami, berikut ini.

بارت غاط و اعلان اللا بين الولدي خبر لا رطل او مدفوع على ذات الا في ركنه إلى الله الراج ب و الا في شفيع في في بيتل او مروت در هر دو فریق فعال لي وذلي نوري اسيل راقي او امری و

Allah swt menjadikan tiga hari raya di dunia untuk orang-orang yang beriman, yaitu,

hari raya jum’at, hari raya fitri, dan idul adha. Semua itu, (dianggap hari raya) setelah sempumanya ibadah dan ketaatannya. Dan Idul Fitri bukanlah bagi orang yang menggunakan pakaian baru. Namun, bagi orang yang ketaatannya bertambah.. Idul Fitri bukanlah bagi orang yang berpenampilan dengan pakian dan kendaraan. Namun, Idul Fitri hanyalah bagi orang yang dosa-dosanya diampuni.” (Syekh Sulaiman al-Bujairami, Hasiyah al-Bujairami alal Khatib, juz 5, h. 412)

led artinya kembali Fitri identik dengan futur artinya makan pagi, secara

makna bebas ied al-fitri adalah hari raya dimana orang-orang boleh makan pagi atau tidak berpuasa. Hakikat ied pada dasamya bukan sekedar berpakaian yang bagus, kendaran baru atau piranti kebahagiaan dunia lainnya, tetapi sebagaimana yang di ungkapkan Sayidina Annas bin Malik, bahwa hakikat ied adalah sebagai berikut

وفي نود علينا المثالي في رود ول ا لنا اخي في الله دفع فراخ نه فقر فرع الله يفوز الرام Apa yang Harus Dilakukan Jika Anda Tidak Melakukannya? داخل او ر امر الله ان لا رام به جاي انا دليل مع من وف نوع دو

Telah berkata Sayidina Anas bin Malik ra. Bagi orang beriman ada 5 ied.

1. Jika setiap hari yang dilalui tidak melakukan kesalahan sedikitpun maka itulah lebaran yang sebenarnya.

2. Jika satu hari ketika mati membawa iman, syahadat dan selamat dari tipu daya syaitan maka itu disebut lebaran (ied)

3. Jika satu hari selamat ketika menyebrangi Jembatan shirotokal mustaqim, itulah ied yang sebenarnya

4. jika satu hari dapat masuk ke dalam surga maka itulah led (lebaran yang sesungguhnya)

5. jika suatu hari dapat bertatap muka dengan Allah Swt maka itulah id yang sebenamya.

Pada hari raya led al-fitri saatnya kita saling memaapkan dan menyambung. tali silaturahmi, sejatinya dipimpin bukan sekedar bersalaman tetapi yang lebih baik menyambungkan tali persaudaraan, sebagaimana sabda Rasulullah Saw.

الرضو المرجو تاحال اذاي في الص الى اللة في التلال العراق امرول

Orang yang menyambung silaturahmi itu, bukanlah dengan berjabat tangan, akan tetapi orang yang menyambung silaturahmi adalah orang yang menghubungkan tali persaudaraan yang sudah terputus” (Muttafaqun alaihi)

Tahniah atau ucapan selamat hari raya, sunah untuk dilakukan sesama muslim paling tidak bertemu dengan sesama muslim mengucapkan selamat hari raya idul fitri minal aidzin wal faizin, taqaballahu minna waminkum siamana wasiamakum. Wallahu’alam bishawab. ( ID/bnn )

 

Leave a Response