Setiap Detik dalam Hidup Manusia adalah Anugerah
Setiap Detik dalam Hidup Manusia adalah Anugerah
Oleh H. Dadang Suheman,.S,H (Penggiat Literasi Kota Bandung)
SETIAP –– detik dalam hidup adalah anugerah, maka syukur kepada Allah Yang Esa dan terimakasih kepada sesama harus jadi bagian terpenting dalam setiap tangga hidup kita.”
Orang biasa mendapat terimakasih dari orang yang disantuninya, orang bijaksana berterima kasih kepada orang yang menerima santunannya. Karena telah berkenan memberi ladang amal kepadanya.
“Dua kata indah di dunia ini, yang sederhana tapi luar biasa, yang mudah di lisan tapi istimewa di hati, yang ringan pengucapannya tapi berat bobotnya. Dua kata itu adalah, Terima kasih”.
Jika direnungi hidup kita dengan segenap rasa syukur, maka kita akan menyadari betapa setiap inci hidup kita penuh nikmat, anugerah, cinta, rasa hormat, respek, kemurahan hati, dukungan dan berjuta kebaikan. Oleh karena itu, tidak ada jalan bijak kecuali senantiasa membasahi bibir kita dengan ucapan, Terimakasih.
Dua kata yang harus jadi ‘mantra’ kehidupan kita, satu, minta maaf. Dua, Terimakasih. Dua ‘mantra’ itu akan ‘menyihir’ manusia untuk selalu respek kepada kita.”
Orang bodoh selalu minta dihargai orang-orang, akibatnya ia tidak disukai orang-orang. Orang bijaksana selalu menghargai orang-orang, maka ia mendapatkan cinta dan hormat dari orang-orang. Dan ketahuilah, menghargai orang-orang adalah dengan sering mengucapkan terimakasih”.
Orang yang tidak bisa berterimakasih kepada sesamanya, ia tidak akan bisa berterimakasih kepada Tuhannya. Semoga kita semua bisa menjadi orang-orang yang pandai berterimakasih kepada sesama dan pandai bersyukur kepada Allah Yang Maha Esa





