DaerahKabupaten/Kota

Semangat Literasi Tidak Boleh Padam di Tengah Rendahnya Dukungan Masyarakat

kegiatan literasi kepada pegiat literasi Kabupaten Barru, Muhammad Tariq dan Andi Khaidir Ali di Hari Ibu, Senin , 22 Desember 2025 di Kafe Pejalan Binaan Karang Taruna Kabupaten Barru.

228views

KABUPATEN BARRU, BANDUNGPOS--Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma, kembali memberi semangat dan membakar semangat kegiatan literasi kepada pegiat literasi Kabupaten Barru, Muhammad Tariq dan Andi Khaidir Ali di Hari Ibu, Senin , 22 Desember 2025 di Kafe Pejalan Binaan Karang Taruna Kabupaten Barru.

Bachtiar Adnan Kusuma, menegaskan kalau semangat literasi tidak boleh berhenti, apalagi padam karena alasan minimnya dukungan pemerintah.

“Literasi adalah kegiatan kemanusiaan, produk peradaban yang keluarannya tidak terlihat satu dua tahun, tapi sifatnya jangka panjang. Para pegiat dan relawan literasi tidak boleh berhenti karena alasan kurangnya dukungan dan finansial sehingga tidak lagi berkegiatan” kata Bachtiar Adnan Kusuma.

Menurut deklarator nasional perkumpulan penulis profesional Indonesia ini, memilih jalan literasi sama dengan memilih jalan yang tidak biasa-biasa saja.

Bachtiar Adnan Kusuma, tegas kalau aktivisme literasi tidak boleh tidak berkegiatan karena alasan dana, alasan kurangnya dukungan masyarakat menyebabkan mereka berhenti memperjuangkan literasi.

Bagi Bachtiar Adnan Kusuma, literasi jalan pengabdian, jalan memanusiakan manusia.

Oleh karena itu, kata Bachtiar Adnan Kusuma, aktivis literasi butuh energi semangat, dukungan semua pihak dan paling penting mereka wajib melahirkan ide-ide literasi, tak sekadar ide, tapi diwujudkan dan diwujudkan.

“Jangan berhenti, karena berhenti menggerakkan literasi sama memberi peluang bangkitnya aksara literasi” kata Ketua Forum Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional.

Sementara Andi Khaidir Ali dan Muhammad Tariq sepakat merancang diskusi santai mengenai gerakan yang membangkitkan semangat literasi generasi GenZ dengan merancang sebuah acara literasi yang berkaitan dengan kebutuhan anak muda untuk memantik semangat literasi Genz,
pengalaman matang, integritas, Passioneted, kejujuran dan keikhlasan.

Muhammad Tariq, setuju apa yang ditegaskan Bachtiar Adnan Kusuma kalau semangat literasi itu tidak boleh memudar, jangan melihat dari segi materi tapi lihat dari dampaknya ketika kita melakukan kegiatan literasi.

Menurut Tariq yang juga Relawan Relima Kabupaten Barru, kajian tentang kegiatan literasi harus dilakukan di mana pun dan kapan pun, dibuat secara santai untuk berbagai kalangan karena literasi untuk semua orang. Selain itu literasi sangat penting untuk disebarkan agar minat membaca dan kecakapan literasi semakin meningkat.**(BK/BNN)

Leave a Response