Sebelum Kata Pertama, Perjalanan Menuju Panggung | Festival Asia Afrika 2026


KOTA BANDUNG, Bandungpos,- Video itu merekam langkah sederhana Presiden Dilans Indonesia, farhan Helmy ketika menuju panggung Upacara Pembukaan Festival Asia Afrika 2026 di Gedung Merdeka, Bandung, ketika saya mendapat berbagai penyampaian Pidato Khusus dalam forum yang dihadiri para menteri, duta besar, serta perwakilan negara-negara Asia dan Afrika.
Bagi Farhan, perjalanan ini bukan sekadar menuju sebuah panggung. Ini adalah pengingat bahwa inklusi berarti memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi, memimpin, dan ikut membentuk masa depan bersama.
Hari ini, dia melangkah ke panggung tidak hanya membawakan cerita sebagai seorang difabel, tetapi juga membawa perspektif yang lahir dari pengalaman hidup, perspektif yang saya percaya perlu menjadi bagian dari percakapan dan kebijakan publik untuk membangun masa depan Asia–Afrika yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
“Tujuh puluh satu tahun yang lalu, Gedung Merdeka menjadi saksi lahirnya Bandung Spirit, sebuah semangat solidaritas yang menginspirasi dunia untuk membangun masa depan bersama,” katanya.
Hari ini, semangat itu tetap relevan. Di tengah krisis iklim, ketimpangan sosial, dan pesatnya transformasi teknologi, kita ingat bahwa tidak ada satu negara, satu sektor, atau satu komunitas yang mampu menjawab tantangan abad ke-21 sendirian. Masa depan hanya dapat dibangun melalui kolaborasi yang melibatkan semua pihak, tanpa meninggalkan siapa pun, tegas Farhan. ** (RM/BNN)





