
BANDUNG, BandungPos.id — Sempat dilarikan ke rumah sakit Jumat (10/7/2026) kemarin, kondisi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dilaporkan telah stabil setelah menjalani penanganan medis.
Meski demikian, tim dokter masih melakukan observasi dan serangkaian pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti dari kondisi kesehatan yang dialaminya.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Anita Avianty, juru bicara yang ditunjuk oleh keluarga Muhammad Farhan dalam pernyataan resmi, Sabtu (11/7/2026).
Anita menyampaikan apresiasi atas perhatian, doa, dan dukungan yang terus mengalir dari masyarakat, sahabat, serta insan media kepada Wali Kota Bandung.
“Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan dari wargi Bandung, sahabat, serta rekan-rekan media terhadap kondisi Bapak Muhammad Farhan,” ujarnya.
Kondisi Farhan stabil
Anita menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari tim dokter, kondisi Muhammad Farhan saat ini berada dalam keadaan stabil dan mendapatkan penanganan medis yang optimal.
“Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari tim dokter, kondisi Bapak Muhammad Farhan saat ini sudah stabil dan dalam penanganan yang baik. Namun demikian, tim dokter masih terus melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti dari kondisi yang dialami beliau,” katanya.
Keluarga juga meminta pengertian seluruh pihak agar memberikan ruang kepada tim medis untuk menjalankan proses pemeriksaan secara maksimal tanpa gangguan.
Selain itu, keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat agar Muhammad Farhan segera diberikan kesembuhan, dipulihkan kesehatannya, dan dapat kembali menjalankan tugas sebagai Wali Kota Bandung.
“Keluarga juga memohon doa terbaik dari seluruh masyarakat agar Bapak Muhammad Farhan segera diberikan kesembuhan, dipulihkan kesehatannya, dan dapat kembali menjalankan tugas serta beraktivitas seperti sediakala,” tutur Anita.
Hingga saat ini, pihak keluarga menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan kondisi Muhammad Farhan sesuai informasi yang diberikan oleh tim dokter. Sementara itu, proses observasi dan pemeriksaan medis masih berlangsung untuk memastikan diagnosis serta langkah penanganan selanjutnya. (rob/bg)**





