
Oleh: Ridhazia
PERNYATAAN presiden Prabowo bahwa dolar tidak berpengaruh pada perkampungan sebagai kekeliruan.
Meski penduduk perkampungan tidak bertransaksi dengan mata uang asing, pelemahan nilai tukar berdampak langsung pada kenaikan biaya hidup di pedesaan.
Apalagi lebih dari 60 % penduduk miskin nasional Indonesia, 52% terkonsentrasi di wilayah perdesaan di pulau Jawa, yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Pelemahan rupiah memicu kenaikan harga pupuk dan obat-obatan pertanian. Demikian juga pakan ternak masih mengandalkan impor yang dibeli dengan dolar pada gilirannya menambah mata rantai kemiskinan baru rakyat pedesaan.
Dicekik!
Pendapatan petani per bulan sangat bervariasi, tergantung pada skala lahan, komoditas yang ditanam. Padahal secara rata-rata, petani kecil di Indonesia berpenghasilan antara Rp 1 juta hingga Rp 3,7 juta per bulan.*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.




