Nasional

Prabowo Cetak Sejarah di Karawang: Cadangan Beras Tembus 3 Juta Ton, Indonesia Siap Swasembada Pangan

17views

KARAWANG, BANDUNGPOS ID. – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional. Hal ini disampaikan saat menghadiri agenda Panen Raya sekaligus pengumuman capaian swasembada pangan di Desa Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengumumkan kabar baik bagi ketahanan pangan nasional. Ia mengungkapkan bahwa cadangan beras Indonesia tahun ini telah menembus angka 3 juta ton, sebuah pencapaian tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia.

“Capaian cadangan beras lebih dari 3 juta ton ini menjadi fondasi kuat kita menuju swasembada pangan nasional. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, kemandirian pangan adalah syarat utama kemerdekaan bangsa,” tegas Presiden di hadapan para petani dan pejabat yang hadir.

Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 WIB dengan menunggangi kendaraan kepresidenan kebanggaan dalam negeri, MV3 Garuda Limousine. Sejak pagi hari, ribuan warga Karawang telah memadati sepanjang jalur menuju area persawahan untuk menyambut kedatangan Kepala Negara.

Antusiasme warga pecah saat iring-iringan Presiden melintas. Banyak masyarakat yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel, bahkan berusaha mendekat untuk bersalaman langsung dengan Presiden sebagai bentuk dukungan atas program ketahanan pangan pemerintah.

Didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Presiden Prabowo meninjau langsung berbagai produk hasil hilirisasi sektor pertanian, perkebunan, hingga peternakan. Presiden sempat mencicipi berbagai komoditas unggulan seperti buah-buahan lokal, produk santan kelapa, susu, hingga kopi lokal Karawang.

Tak hanya soal hasil bumi, Presiden juga meninjau implementasi teknologi pertanian modern. Berbagai alat canggih dipamerkan sebagai penunjang produksi, di antaranya:

– Drone (Pesawat Nirawak): Untuk pemantauan lahan dan pemetaan presisi.

– Mesin Bajak Modern: Mempercepat proses olah tanah.

– Teknologi Penggilingan Padi: Sistem penggilingan berteknologi tinggi untuk meminimalisir kehilangan hasil panen.

Presiden Prabowo menutup kunjungannya dengan menegaskan bahwa target pemerintah ke depan tidak hanya terbatas pada komoditas beras. Pemerintah berkomitmen mengejar kemandirian pada sumber karbohidrat lainnya serta sumber protein strategis untuk memastikan kedaulatan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita tidak boleh bergantung pada bangsa lain. Target kita adalah swasembada penuh,” pungkasnya. (IDING/BNN)

Leave a Response