Bandung Raya

Pojok Statistik Unisba Buka Wawasan Bisnis Berbasis Data Bersama Praktisi Muda

24views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Data kini menjadi bagian penting dalam menentukan strategi dan arah pengembangan usaha. Kemampuan memahami informasi secara tepat dapat membantu pelaku bisnis mengenali kebutuhan konsumen, menentukan sasaran pasar, menyusun strategi pemasaran, hingga mengevaluasi keputusan yang telah diambil.

Pemanfaatan data dan statistika dalam dunia usaha menjadi tema utama kegiatan Sharing Knowledge yang digelar Pojok Statistik Universitas Islam Bandung (Unisba). Mengangkat tema “Data Talks, Business Walks: Mengungkap Peran Statistika di Balik Keputusan Bisnis yang Tepat”, kegiatan tersebut berlangsung secara daring pada 25 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai penerapan statistika dalam bisnis sekaligus memperkenalkan kepada mahasiswa dan masyarakat umum bahwa kemampuan mengolah data dapat dikembangkan untuk berbagai kebutuhan profesional dan kewirausahaan.

Sebanyak 32 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari sejumlah perguruan tinggi, sekolah, dan instansi di Indonesia, yakni Universitas Terbuka, Telkom University, Universitas Bale Bandung, Universitas Pamulang, Universitas Ibn Khaldun Bogor, Universitas Mohammad Husni Thamrin, Universitas PGRI Ronggolawe, STIKep PPNI Jawa Barat, SMAS Muhammadiyah 23, SMA Bintang Mulia, serta Badan Pusat Statistik (BPS).

Keberagaman latar belakang peserta menunjukkan adanya minat dari kalangan akademik, pelajar, dan instansi terhadap penerapan statistika untuk mendukung aktivitas bisnis.

Pojok Statistik Unisba menghadirkan dua praktisi muda yang memiliki pengalaman langsung dalam mengembangkan usaha berbasis data. Mereka adalah Naufal Fajar, S.Stat., alumni Program Studi Statistika Unisba sekaligus pemilik Reniev Care, dan Virgy Rahma Rahayu, pendiri RisetHub yang juga masih menjadi mahasiswa Program Studi Statistika Unisba.

Kedua narasumber memaparkan pengalaman masing-masing dalam mengubah pengetahuan statistika dan analisis data menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha.

Reniev Care Andalkan Data untuk Strategi Pemasaran

Naufal Fajar mengawali sesi dengan menceritakan perjalanan Reniev Care. Usaha yang didirikannya tersebut mulai beroperasi pada 2017 sebagai jasa laundry sepatu. Pada 2024, Reniev Care melakukan rebranding dengan memperluas konsep bisnis menjadi layanan perawatan sepatu yang lebih komprehensif.

Dalam menjalankan bisnis, Reniev Care menggunakan data pelanggan dan hasil riset pemasaran sebagai salah satu dasar dalam menentukan strategi. Data tersebut dimanfaatkan untuk memahami target pasar, memperkuat brand awareness, dan mendorong purchase intention pelanggan.

Reniev Care juga menjalankan model storeless pick-up and delivery. Melalui konsep ini, pelanggan tidak perlu datang ke gerai karena layanan dilakukan melalui sistem penjemputan dan pengantaran sepatu secara langsung dari pintu ke pintu.

Untuk memperkuat strategi pemasaran, Reniev Care menerapkan pendekatan segmentation, targeting, and positioning (STP). Sasaran bisnisnya diarahkan kepada masyarakat usia produktif di Bandung yang memiliki aktivitas tinggi.

Naufal turut menjelaskan kajian mengenai pemasaran media sosial yang dilakukan berdasarkan data dari 100 responden. Analisis penelitian menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS).

Hasil kajian yang dipaparkan menunjukkan bahwa aktivitas pemasaran melalui media sosial berpengaruh signifikan terhadap brand awareness dan purchase intention pelanggan.

Selain itu, Reniev Care menyiapkan kajian mengenai kepuasan pelanggan sebagai bagian dari penelitian berikutnya. Data kepuasan tersebut akan digunakan untuk memperdalam evaluasi terhadap layanan yang diberikan kepada konsumen.

Pengalaman membangun usaha berbasis statistika juga disampaikan Virgy Rahma Rahayu. Ia merupakan pendiri RisetHub, layanan jasa riset dan analisis data yang dibangun bersama dr. Fajar Awalia Yulianto.

RisetHub bermula dari kolaborasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) bersama Fakultas Kedokteran pada Februari 2026. Beberapa bulan kemudian, tepatnya Mei 2026, RisetHub mulai membuka layanan secara resmi.

Dengan menggunakan pola kerja project-based, RisetHub melayani kebutuhan klien berdasarkan proyek yang dikerjakan. Tersedia pula layanan fast track bagi klien yang memerlukan hasil pekerjaan dalam waktu lebih cepat.

Layanan RisetHub meliputi pengumpulan serta pengolahan data, penyusunan instrumen penelitian, hingga pendampingan publikasi ilmiah.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kemampuan statistika dapat dikembangkan menjadi kompetensi profesional sekaligus peluang kewirausahaan. Analisis data yang selama ini banyak digunakan dalam lingkungan akademik juga dapat memberikan solusi bagi berbagai kebutuhan penelitian.

Statistika dan Tantangan Dunia Usaha

Kegiatan Sharing Knowledge Pojok Statistik Unisba memperlihatkan bahwa ilmu statistika memiliki penerapan yang luas di luar ruang penelitian akademik. Dalam dunia usaha, data dapat menjadi sumber informasi untuk memahami konsumen, mengenali pasar, mengevaluasi pemasaran, serta mendukung proses pengambilan keputusan.

Bagi mahasiswa dan generasi muda, kemampuan statistika juga dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja sekaligus membuka peluang membangun usaha yang memanfaatkan teknologi dan data.

Melalui kegiatan tersebut, Pojok Statistik Universitas Islam Bandung turut menjalankan peran dalam meningkatkan literasi statistika di kalangan masyarakat. Pengenalan penerapan statistika dalam dunia kerja dan dunia usaha menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis di lapangan.

Pada akhirnya, data bukan sekadar kumpulan angka. Ketika diolah dengan metode yang tepat, data dapat menjadi informasi yang membantu pelaku usaha memahami kondisi bisnis dan menyusun langkah pengembangan secara lebih terukur.(ask)***

Leave a Response