OLAH RAGA

Persib Hadapi Jadwal Padat, 10 Pertandingan dalam 30 Hari, Ini Kata Marc Klok

58views

BANDUNG, Bandungpos.id – Persib Bandung menghadapi jadwal padat di pekan ini. Terdekat di Super League 2026/27 Persib akan menghadapi Dewan United Banten FC pada (11/10) di stadion Gelora Bandung Kaitan Api.

Kemudian pada Rabu (14/10) Persib Bandung akan menjami The Cong-Vietel FC pada Piala AFC Championship League Two (ACLT) 2026/2027, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pukul: 18.15 WIB. Selain itu, Persib akan melawan Persik Kediri di laga Super League 2026/27 pada (18/10).

Pada 23 Oktober Maung Bandung akan mengarungi ajang ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/27 menghadapi wakil Thailand, Port FC.

Dengan demikian, Persib akan menghadapi periode padat dengan 10 pertandingan dalam 30 hari. Situasi tersebut menuntut kesiapan fisik dan mental seluruh pemain di tengah tingginya intensitas pertandingan serta perjalanan yang harus dijalani.

Kapten Persib, Marc Klok, menyebut periode tersebut menjadi tantangan besar bagi pemain maupun staf pelatih. Menurutnya, seluruh elemen tim harus mampu beradaptasi dan menjaga kondisi sebaik mungkin, termasuk menghadapi berbagai keterbatasan selama menjalani rangkaian pertandingan.

“Menurut saya kata yang paling penting mungkin adalah bertahan hidup (survive), dengan cedera, dengan kondisi fisik, tetapi juga dengan mentalitas. Kita harus bertahan dengan mentalitas untuk mengatasi ini dan untuk menghadapinya,” kata Klok, dilansir dari lamun klub Persib.

Klok menilai mentalitas memiliki peran penting dalam menghadapi kelelahan akibat jadwal yang padat. Para pemain dituntut mampu mengelola kondisi diri dan tetap menjaga keyakinan untuk menjalani setiap pertandingan dengan baik.

Selain kesiapan fisik dan mental, Klok menekankan pentingnya kebersamaan. Pemain, staf, manajemen, hingga Bobotoh diharapkan dapat berjalan bersama dan memberikan dukungan kepada Persib selama melewati periode padat tersebut.

“Tapi sekarang kita harus terima sesuatu, kita harus optimis. Karena ini sangat penting,” ujarnya.

Dengan waktu pemulihan yang terbatas di antara pertandingan, Klok mengatakan tim harus mengoptimalkan hal-hal mendasar yang dapat membantu menjaga kondisi pemain. Waktu tidur, asupan nutrisi, pemulihan, hingga perawatan dari fisioterapis menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

“Kita harus tidur seoptimal mungkin, nutrisi harus optimal, mungkin pemulihan (recovery), perawatan dari fisioterapis, untuk otot-otot,” jelas Klok.

Klok berharap seluruh pemain mampu menjaga kondisi hingga rangkaian pertandingan tersebut selesai. Menurutnya, kesiapan fisik dan pola pikir yang tepat akan menjadi bagian penting agar setiap pemain tetap dapat memberikan kontribusi maksimal ketika mendapat kesempatan bermain.

Dengan tantangan 10 pertandingan dalam 30 hari di depan mata, Klok mengajak seluruh elemen Peraib untuk menghadapi periode tersebut dengan sikap optimistis dan kebersamaan.

Persib Harus Pasang Terget Tertinggi

Menanggapi laga di ACC Shopee Cup 20226/27, Marc Klok, menegaskan target timnya. Bagi pemain bernomor punggung 23 tersebut, Persib harus selalu memasang target tertinggi dalam setiap kompetisi yang diikuti.

Klok menilai, bermain untuk Persib membawa tanggung jawab besar. Setiap pemain harus memiliki mentalitas untuk berjuang meraih kemenangan dan memberikan yang terbaik, terlepas dari kompetisi yang sedang dijalani.

“Saya sering bicara ini. Ketika Anda bermain untuk Persib, Anda bermain untuk menang,” kata Klok.

Menurutnya, ambisi meraih trofi merupakan bagian dari identitas Persib sebagai klub. Ia bahkan mengibaratkan mentalitas tersebut seperti klub-klub besar dunia yang selalu memasang target juara ketika tampil di sebuah turnamen.

“Ini seperti Anda bermain untuk Real Madrid. Anda hanya bermain di turnamen untuk menang. Jadi bagi saya, Shopee Cup, ACL, Liga Indonesia, bahkan Timnas, di Indonesia Anda bermain untuk mendapatkan trofi,” ujarnya.

Klok menegaskan, setiap kompetisi memiliki arti penting bagi Persib. Karena itu, tim harus memiliki tekad dan kesiapan untuk bersaing secara maksimal, baik di kompetisi domestik maupun level Asia.

Shopee Cup menjadi salah satu ajang yang ingin dimenangkan Persib. Setelah sebelumnya bersaing di Super League dan AFC Champions League Two (ACL Two), Klok menyebut tim harus membawa semangat yang sama ketika tampil di kompetisi antarklub Asia Tenggara tersebut.

Pemain asal Belanda itu berharap Persib mampu menunjukkan performa terbaik sepanjang perjalanan Shopee Cup 2026/27. Baginya, setiap pertandingan harus dijalani dengan tujuan yang sama: berjuang meraih kemenangan dan membuka jalan menuju trofi. “Jadi, Shopee Cup adalah untuk mendapatkan trofi,” tegas Klok.

Sandy Walsh: Jadwal Padat dan Menantang

Sementara itu Sandy Walsh selain berbicara mengenai kondisi fisiknya, ia juga menyambut antusias ASEAN Club Championships (ACC) Shopee Cup 2026/27 yang akan dijalaninya bersama Persib. Ia memiliki pengalaman tampil di kompetisi Asia Tenggara tersebut ketika memperkuat Buriram United.

Sandy Walsh juga mengaku senang bisa kembali merasakan atmosfer latihan bersama Persib. Setelah sempat mengalami sejumlah kendala pada awal proses pemulihan, pemain berusia 31 tahun tersebut menyebut kondisinya kini terus menunjukkan perkembangan positif.

“Saya juga sangat senang bisa kembali ke lapangan, tentu saja. Kondisi berjalan baik. Sempat mengalami beberapa masalah di awal, tapi sekarang semuanya berjalan dengan baik,” kata Walsh.

Menurutnya, proses pemulihan berlangsung lancar. Walsh juga terus merasakan perkembangan kondisi fisiknya dari hari ke hari dan mulai kembali mempersiapkan diri untuk menjalani pertandingan bersama Persib.

“Prosesnya berjalan lancar, sepatu bola sudah siap sekarang dan terus berkembang dari hari ke hari,” ujarnya.

Walsh menyambut positif semakin banyaknya tim yang berpartisipasi pada musim ini. Menurutnya, keterlibatan sejumlah klub Indonesia membuat persaingan Shopee Cup semakin menarik untuk diikuti.

“Ya, ada lebih banyak tim sekarang di Shopee Cup dan sangat menyenangkan melihat klub-klub Indonesia juga berpartisipasi,” tutur Sandy.

Ia menilai Shopee Cup menjadi ajang yang memberikan kesempatan bagi klub-klub Asia Tenggara untuk saling berkompetisi dengan tim-tim yang memiliki level permainan relatif berdekatan.

“Ini adalah kompetisi yang menyenangkan, jujur. Ini adalah kompetisi di Asia Tenggara dan Anda bisa bersaing dengan tim-tim di sekitar level yang sama,” katanya.

Walsh menyadari Persib akan menghadapi jadwal yang cukup padat dan menantang. Namun, pengalaman menjadi juara bersama Buriram United pada musim sebelumnya membuatnya semakin antusias kembali ambil bagian dalam kompetisi tersebut, kali ini bersama Maung Bandung. (Ads)

Leave a Response