Wahyudi menyebut hattrick juara umum PON itu semakin menegaskan Jawa Barat provinsi penghasil atlet pencak silat.
Setelah PON, atlet pencak silat Jawa Barat akan langsung dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan nasional dan internasional, termasuk yang terdekat kejuaraan pencak silat di Timur Tengah.
“Tentunya semua kegiatan akan dievaluasi dan sebentar lagi ada kejuaraan dunia. Jabar akan selalu evaluasi untuk menyongsong kejuaran nasional dan internasional,” kata Wahyudi.
Sebanyak 264 atlet pencak silat dari 32 provinsi memperebutkan 22 medali emas dalam pencak silat PON Aceh-Sumut 2024 yang digelar di GOR Veteran, Medan, pada 9-13 September.
Tanding kelas E: +65–70kg, tanding kelas F: +70–75kg, tanding kelas G: +75–80kg, tanding–kelas H: +80–85kg, tanding kelas I: +85–90kg, tanding kelas J: +90–95kg, seni tunggal, seni ganda, seni beregu
Sedangkan, sektor putri mengkompetisikan nomor tanding kelas A: +45–50 kg, tanding kelas B: +50–55 kg, tanding kelas C: +55–60kg, tanding kelas D: +60–65kg, tanding kelas E: +65–70kg, tanding kelas F: +70-75kg, seni tunggal seni ganda, dan seni beregu. (den)





