Musik & Budaya

Ngopi Sewarung Edisi Baduy  Makna Simbolis Seba Baduy

Ngopi Sewarung Edisi Baduy  Makna Simbolis Seba Baduy . Saat Suten dan Musung serta beberapa pemuda Baduy sedang bergerak melakukan aksi pembekuan di Kampung Cijahe, para tokoh adat tengah bersiap-siap menggelar ritual Seba. Seperti biasa, sebelum digelar seba parah tokoh adat terlebih dahulu melakukan ritual adat, meminta restu dan bantuan kepada roh leluhur agar lingkungan Baduy tetap terjaga utuh. Bagi mereka, menjaga keutuhan Baduy berarti juga menjaga keutuhan alam Nusantara dan jagat raya. “Anu ngarusak leuweung urang (yang merusak hutan kita), harus diusir,' kara Jaro Nalim usai menjalankan ritual do'a...
Disabilitas

Martabat, Inti Kebijakan Iklim Inklusif

Oleh Farhan Helmi PERGURUAN --Tinggi dimanapun berada adalah mitra dalam mengasah gagasan, pengetahuan dan sains, khususnya untuk penyandang disabilitas dan lansia. Karenanya setiap undangan untuk berbagi selalu kami sanggupi. Presiden DILANS Indonesia, Farhan Helmy, menyampaikan kuliah tamu berjudul “Dignity at the Heart of Transformation: Climate Crisis, Sustainability and Social Inclusion” kepada mahasiswa program Master of Public Policy (MPP) on Climate Change di Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Sekitar 40 mahasiswa pascasarjana, baik program Master maupun Doktor, menghadiri kuliah yang menggambarkan keterkaitan mendesak antara krisis iklim, keberlanjutan, dan...
OpiniPendidikan

Memaknai Warisan Ki Hajar Dewantara dalam Realitas Pendidikan Kontemporer

Oleh: Entang Rukman, Guru & Pemerhati Pendidikan Lebih dari seabad setelah pemikirannya digaungkan, sistem pendidikan kita masih menunjukkan paradoks. Di satu sisi, kurikulum Merdeka digagas untuk memberi ruang kebebasan dalam belajar; Di sisi lain, guru masih terjebak dalam penilaian berdasarkan angka, birokrasi yang menekan, dan orientasi hasil yang terlalu mekanistik. Sebuah studi dari Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbudristek (2023) menyebutkan bahwa 60% guru merasa waktu mereka tersita oleh tugas administratif atau mengajar secara bermakna. HARI-- Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei bukan sekadar seremonial tahunan. Ia adalah ajakan untuk...
Opini

H a r i B u r u h

Oleh  Muhammad Subhan KITA semua adalah buruh. Buruh bagi negara. Buruh bagi keluarga. Buruh bagi impian. Buruh bagi mesin ekonomi. Buruh bagi kata-kata yang tak kunjung selesai. Buruh bagi harapan yang tak pernah padam. Seorang petani yang menyemai benih pagi-pagi sekali, dia buruh. Seorang guru yang mengajar dengan gaji kecil, dia adalah seorang buruh. Seorang pengemudi ojek yang berani menembus hujan, dia seorang buruh. Seorang bidan desa yang berjaga di malam yang sunyi, dia adalah seorang buruh. Seorang pekerja komputer yang sibuk memperbaiki jaringan, dia adalah seorang buruh. Seorang seniman...
Kabupaten/Kota

Menyalakan Lilin Harapan Jeneponto, Literasi Adalah Pilar Peradaban

Bedah buku “Pernak-Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea,” ditulis Baktiar Adnan Kusuma yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Jeneponto ke-162 JENEPONTO, BANDUNGPOS--Bedah buku “Pernak-Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea,” ditulis Baktiar Adnan Kusuma yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Jeneponto ke-162, bukan sekadar perhelatan seremonial. Acara ini, seperti yang tergambar dalam catatan pelaksanaan, merupakan pertemuan penting yang mengungkapkan peran krusial literasi dalam membangun Jeneponto yang lebih maju dan sejahtera. Kehadiran Baktiar Adnan Kusuma, tokoh literasi nasional, seorang putra daerah Turatea yang juga praktisi pembukuan semakin memperkuat signifikansi peristiwa ini. Catatan pelaksanaan menekankan...
Musik & Budaya

Ngopi Sewarung “Aku jatuh cinta pada Baduy”

Ngopi Sewarung Baduy   Gunung Jangan Dipugar dan  Bergerak Demo Kita harus membantu menjaga kelestarian alam di sini," papar Suten serius sambil berjalan bergegas menuju Gajeboh. Tugasnya menulis dan mengirim artikel sudah selesai. Sambil menyeruput kopi hangat dan menghisap kretek, Suten menulis sebuah artikel. Jemarinya lincah menyentuh keyboard laptop ukuran kecil. Ia menulis tentang kerusakan alam dan kegelisahan wanita Baduy yang tengah menghadapi pergeseran dan gesekan nilai-nilai kehidupan orang Baduy. Artikel itu ia kirim ke alamat email milik Karim di Jakarta melalui jaringan internet yang hanya bisa diakses di wilayah Ciboleger....
OpiniPendidikan

Larangan Siswa Membawa HP ke Sekolah: Antara Perlindungan dan Pembatasan Hak Digital

Oleh Entang Rukman,.S.Pd Literasi digital bukan tentang menghindari teknologi, tetapi tentang mengendalikan dan memanfaatkannya secara cerdas. Larangan  Siswa Membawa HP ke Sekolah: Antara Perlindungan dan Pembatasan Hak Digital. DI-- era digital saat ini, keberadaan ponsel pintar (HP) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan, termasuk masyarakat anak-anak dan remaja. Namun, fenomena ini menimbulkan polemik tersendiri di lingkungan sekolah. Banyak sekolah yang melarang siswa membawa HP dengan alasan kedisiplinan, keamanan, hingga kesehatan mental. Di sisi lain, ada pandangan bahwa HP bisa menjadi alat bantu belajar yang relevan dengan perkembangan zaman. Untuk...
Metro Bandung

Rayakan Hari Kartini dengan Kegiatan Parenting Bertema Kesetaraan dan Pendidikan Karakter Anak

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS-- Dalam  memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, Smartfren Community Kota Bandung bersama Himpaudi Kecamatan Cinambo dan Kampung Wisata Kreatif Literasi Sukamulya Cinambo, Kota Bandung menggelar kegiatan parenting bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua  tentang peran mereka dalam mendidik anak-anak di usia dini. Kegiatan ini mengangkat tema "Ayah Bunda, Guru Pertama dan Terbaik di Rumah", dihadiri oleh orangtua peserta didik dari beberapa PAUD se-Kecamatan Cinambo, serta guru PAUD se-Kecamatan Cinambo. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini dalam keluarga masa kini, dengan penekanan pada...
1 422 423 424 425
Page 424 of 425