
291views
Ngopi Sewarung
Karni Ilyas dan Aiman
Ilyas dan Aiman, dua tokoh wartawan hebat. Namun kehebatan mereka belum diimbangi rasa cinta dan empati dengan persoalan dan masa depan bangsa secara lebih luas dan dalam. Masih terjebak oleh pemahaman dialektika politik demokrasi. Harusnya kelas mereka sudah masuk ke wilayah dialog substansial tentang etika dan akhlak demokrasi. Soal kepatutan dalam berbicara di alam demokrasi. Karena sesungguhnya, demokrasi itu bukan ajang mempertontonkan perbedaan pendapat, melainkan ajang untuk menunjukkan kualitas berpikir dan beretika.
Dapatkan perasaan
Tuan Sepuluh
add a comment





