Metro Bandung

Antisipasi Penumpukan Sampah, Kelurahan Rancanumpang Bentuk Satgas

3views

BANDUNG, Bandungpos – Guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari penumpukan sampah, Pemerintah Kelurahan Rancanumpang secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengelolaan Sampah.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen lokal dalam menyukseskan program pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat kewilayahan.​Pembentukan satgas ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT/RW, tokoh masyarakat.

Lurah Rancanumpang Dedi menyatakan bahwa satgas ini tidak hanya bertugas mengawasi kebersihan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak edukasi di masyarakat dan mensosialisasikan gerakan pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari sumbernya (rumah tangga).

Menurutnya pemilahan sampah bukan lagi sekadar himbauan, melainkan sebuah keharusan yang membutuhkan kerja sama aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran memisahkan sampah dari hulu (rumah tangga) adalah kunci utama dalam mengatasi penumpukan sampah di lingkungan pemukiman.

​”Kami menegaskan kembali kepada seluruh warga Rancanumpang untuk memulai memisahkan sampah organik dan anorganik. Jika kita bisa menyelesaikannya di tingkat rumah tangga, beban pengelolaan sampah di lingkungan kita akan berkurang drastis,” ujar Dedi.

Kasi Ekbang Siap Terjun Ke Lapangan

Kasi Ekbang Kelurahan Rancanumpang Bagus Khrisna menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan amanah yang ditugasnya kepadanya. Pihaknya telah menyusun jadwal pemaparan dan akan berkolaborasi tokoh masyarakat, serta pengurus RT/RW setempat.

Harapan ke Depan

Melalui sinergi antara pihak kelurahan dan warga, diharapkan volume sampah yang dibuang ke TPS dari wilayah Rancanumpang dapat berkurang secara signifikan.

​”Kami berharap warga tidak melihat sosialisasi ini sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan bersama untuk menjaga kesehatan lingkungan anak cucu kita ke depan. Lingkungan yang bersih berawal dari kepedulian di dapur kita sendiri,” tutur Kasi Ekbang.

Sementara itu ketua RW 04 Kelurahan Rancanumpang Budi Chaerul, menyatakan sambutan baik dan dukungannya terhadap gerakan pemilahan sampah dari hulu (rumah tangga) yang kini gencar disosialisasikan di wilayahnya.

​Menurutnya kesadaran warga dalam memisahkan sampah organik, anorganik, serta sampah residu adalah kunci utama dalam menekan volume pembuangan ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

​”Kami sangat menyambut baik program pemilahan sampah ini. Masalah sampah bukan lagi sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama dari lingkup terkecil, yaitu keluarga,” tutupnya.(boed).

Leave a Response