YOGYAKARTA, BANDUNGPOS--Kemantren Jetis adalah kecamatan lain yang dipilih oleh DILANS Indonesia untuk membumikan ide pengembangan kawasan inklusif berbasis kecamatan dalam kerangka Inclusive District Platform (#IDF). Jetis menjadi pilihan setelah Kecamatan Sumur Bandung (Kota Bandung), dan Kecamatan Semarang Tengah (Kota Semarang) sebagai suatu “bukti konsep” sekaligus “laboratorium lapangan” yang bisa menginspirasi bagaimana gagasan kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (#GEDSI), juga terkait erat dengan isu krisis iklim dan keinginan.
Kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan lansia akan terkena dampak interaksi isu ketiga ini jika tidak diatur dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Prinsip “No One Left Behind” dan “Nothing About Us Without Us” bukanlah sekedar jargon melainkan memang suatu prinsip yang melekat dalam pengelolaan ruang dan ranah publik.
Jetis adalah salah satu dari 14 Kemantren yang ada di Kota Yogyakarta, yang berada di bagian utara Kota Yogyakarta dengan luasan 1.703 km2, terdiri dari 3 Kelurahan, 37 Rukun Warga (RW) dan 166 Rukun Tetangga (RT). Merupakan kawasan dinamis dengan beragam fungsi: bisnis dan jasa, wisata dan budaya, pendidikan, organisasi padat yang juga dilintasi sungai. Jumlah penduduk yang tercatat lebih dari 27 ribu dengan tingkat kepadatan lebih dari 16 ribu jiwa/km2.
Ada dua misi dari pertemuan yang dilaksanakan hari Rabu bersama Bappeda Kota Yogjakarta: pertama, melakukan pendataan otentik disabilitas dan lanjut usia yang dilakukan secara partisipatif yang akan melibatkan warga, organisasi penyandang disabilitas, pengajar, komunitas dan organisasi profesi, dan tentunya dinas terkait.
Kedua, pengembangan aplikasi lebih lanjut dari data dan pengetahuan yang dikumpulkan secara serius akan dilakukan oleh DILANS Indonesia yang Kantor Wilayahnya di Yogjakarta akan mulai beroperasi penuh mulai tahun depan.
Harapan kedepannya, kawasan ini menjadi media dalam mengkomunikasikan serta mendialogkan berbagai isu yang didasarkan pada data, pengetahuan, bukti dan ilmu pengetahuan yang otentik.** *r(release/BNN)





