Mahasiswa PWK Unisba Laksanakan Studio Perencanaan Kota di Banjar, Fokus Tata Ruang Berbasis UMKM

BANJAR, bandungpos.id – Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Islam Bandung (Unisba) mulai menjalankan kegiatan Studio Perencanaan Kota di Kota Banjar, Jawa Barat. Program ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dirancang untuk menghubungkan teori perencanaan dengan praktik nyata di lapangan.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa bekerja secara berkelompok untuk mengumpulkan data, melakukan analisis wilayah, serta merancang solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan kota. Studio ini menjadi sarana pembelajaran langsung yang membantu mahasiswa memahami dinamika perkotaan sekaligus menyusun rencana tata ruang yang kontekstual.
Studio Perencanaan Kota tidak hanya menjadi aktivitas akademik, tetapi juga proses pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa dilibatkan secara langsung dalam memahami kondisi sosial dan spasial kota melalui interaksi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Kegiatan ini juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait. Pendekatan ini sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11 tentang kota berkelanjutan dan poin 17 mengenai kemitraan pembangunan.
Selain itu, mahasiswa juga mengembangkan keterampilan penting seperti analisis spasial, komunikasi komunitas, serta kemampuan pemecahan masalah yang relevan dengan dunia kerja di bidang perencanaan kota.
Fokus pada Tata Ruang dan Penguatan UMKM
Program studio tahun ini diikuti oleh 34 mahasiswa PWK Unisba dengan fokus pada penyusunan konsep tata ruang kecamatan dan ibu kota kecamatan di Kota Banjar sebagai etalase pemberdayaan UMKM.
Kegiatan ini berlangsung selama Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026, dengan agenda survei lapangan yang dijadwalkan pada 29 Maret hingga 4 April 2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjar menggelar acara penerimaan mahasiswa yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono. Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, mulai dari dinas, badan, hingga camat di wilayah Kota Banjar.
Kehadiran kepala daerah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta kolaborasi antara akademisi dan pemerintah.
Acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh mahasiswa PWK Unisba, Radan Naufal Sunda. Selanjutnya, Wakil Dekan I Fakultas Teknik Unisba sekaligus Koordinator Studio, Dr. Ir. Ira Safitri D., S.T., M.Si., IPU, menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan.
Ia menekankan pentingnya praktik lapangan dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa serta berharap dukungan pemerintah selama pelaksanaan survei. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari implementasi program “Kampus Berdampak” Universitas Islam Bandung.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjar menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menilai sinergi antara akademisi dan pemerintah sangat penting dalam merancang pembangunan kota yang berkelanjutan.
Melalui Studio Perencanaan Kota ini, diharapkan tercipta manfaat bagi berbagai pihak, baik dalam peningkatan kapasitas mahasiswa, inovasi pembangunan bagi pemerintah daerah, maupun kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.(ask)***





