Bandung Raya

LSP Unisba Mantapkan Langkah: Tingkatkan Kompetensi Asesor dan Perkuat Arah Baru Lewat Pisah Sambut Dewan Pengarah

248views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Suasana hangat menyelimuti Student Centre Universitas Islam Bandung (Unisba) pada Senin (13/10), ketika Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unisba menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Asesor yang dirangkaikan dengan momen Pisah Sambut Dewan Pengarah. Acara ini bukan sekadar kegiatan rutin lembaga, tetapi juga menjadi momentum penting yang menandai babak baru dalam perjalanan LSP Unisba untuk semakin memperkuat mutu dan profesionalisme asesornya.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan universitas, para asesor dari berbagai program studi, serta tokoh-tokoh penting yang berperan dalam perkembangan LSP Unisba sejak awal berdirinya. Dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan ini menjadi simbol kontinuitas dan regenerasi kepemimpinan akademik yang sehat.

Pergantian tampuk kepemimpinan dalam Dewan Pengarah turut menjadi sorotan. Prof. Dr. Atih Rohaeti, SE., M.Si., yang telah menyelesaikan masa baktinya sebagai Wakil Rektor Unisba, menyerahkan estafet tanggung jawab kepada Dr. Asnita Frida Sebayang, SE., M.Si., yang kini resmi bergabung sebagai anggota Dewan Pengarah LSP Unisba yang baru.

Ketua LSP Unisba, Dr. Kiki Zakiah, M.Si., dalam laporannya memaparkan capaian signifikan lembaga tersebut. Hingga kini, LSP Unisba telah memiliki 86 asesor aktif dengan 48 skema sertifikasi, mencakup berbagai bidang kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan dan dedikasi jajaran Dewan Pengarah sejak awal pendirian LSP.

“Peran Prof. Atih dan Prof. Ratna luar biasa besar. Berkat dukungan keduanya, LSP Unisba mampu tumbuh cepat, lebih kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Kini, dengan bergabungnya Dr. Asnita Frida, kami optimistis LSP akan melangkah dua kali lebih progresif dan inovatif dari sebelumnya,” ujar Kiki dengan penuh semangat.

Mewakili Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., Ketua Dewan Pengarah sekaligus Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama, Prof. Dr. Ratna Januarita, SH., LL.M., MH., turut menyampaikan apresiasi atas kinerja LSP Unisba dan seluruh asesor yang telah berkontribusi menjaga mutu lulusan.

“Sertifikat kompetensi yang diterima mahasiswa dan alumni tidak boleh hanya menjadi selembar dokumen administratif, tetapi harus menjadi simbol keahlian nyata yang siap bersaing di dunia kerja maupun menjadi bekal dalam membangun usaha mandiri,” tutur Ratna dalam sambutannya.

Ratna juga menyoroti restrukturisasi organisasi Unisba yang menempatkan LSP langsung di bawah koordinasi rektor. Langkah ini dinilai sebagai bentuk penguatan posisi strategis LSP dalam mendukung pencapaian visi universitas.

“Kini LSP langsung berkoordinasi dengan rektor, bukan lagi di bawah wakil rektor. Ini pengakuan nyata atas pentingnya LSP dalam menjamin kualitas lulusan Unisba,” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Atih Rohaeti yang kini menuntaskan masa tugasnya sebagai anggota Dewan Pengarah, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya melihat perkembangan pesat LSP Unisba.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana LSP Unisba bekerja luar biasa, bahkan di tengah keterbatasan sumber daya. Sertifikasi yang dilakukan bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kesiapan lulusan Unisba menghadapi dunia kerja dengan kompetensi dan karakter yang kuat,” ucap Atih penuh haru.

Ia juga berharap agar di masa mendatang, LSP Unisba terus memperluas skema sertifikasi hingga menjangkau sertifikasi berskala internasional.

Menjaga Komitmen dan Mutu Asesor

Dalam sesi workshop, Ketua LSP Unisba, Kiki Zakiah, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas asesor agar lebih kompeten dan profesional. Dengan menghadirkan Master Asesor Tri Darawanti Roesfian, para asesor mendapatkan pelatihan intensif tentang penyusunan rencana asesmen, penilaian yang objektif dan transparan, hingga teknik pembuatan laporan asesmen berbasis portofolio digital.

“Workshop ini merupakan bagian dari program pemeliharaan kompetensi asesor yang dilakukan secara berkelanjutan. Kami menerapkan pendekatan continuous improvement melalui pelatihan rutin, mentoring antarasesor, serta evaluasi berbasis portofolio digital,” jelas Kiki.

Dengan terselenggaranya workshop dan pergantian dewan pengarah ini, LSP Unisba menegaskan kembali komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi lembaga sertifikasi yang unggul, terpercaya, dan responsif terhadap kebutuhan industri.

LSP Unisba kini tak hanya berperan sebagai lembaga penguji kompetensi, tetapi juga sebagai mitra strategis universitas dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing global — sejalan dengan semangat Unisba untuk menjadi universitas yang unggul dan berdaya saing internasional.(fuad/bnn)

Leave a Response