Krisis Pendidikan di Marituso, Warga Desak Bupati dan Kadis Pendidikan Copot Kepsek SDN-86
Krisis Pendidikan di Marituso, Warga Desak Bupati dan Kadis Pendidikan Copot Kepsek Arif Nawawi

HALMA HERA SELATAN, Bandungpos.id–Kondisi pendidikan di SD Negeri 86 Halmahera Selatan, Desa Marituso, Kecamatan Kasiruta Timur, kian memprihatinkan. Masyarakat setempat mengambil langkah tegas dengan memboikot aktivitas sekolah sebagai bentuk protes terhadap tidak berjalannya proses pendidikan.
Aksi ini dipicu oleh ketidakaktifan Kepala Sekolah, Arif Nawawi, S.Pd.I, yang dilaporkan sudah lebih dari satu tahun tidak menjalankan tugasnya secara aktif. Situasi semakin memburuk karena tidak adanya guru PNS maupun PPPK yang aktif, sementara tenaga honorer dinilai tidak dimaksimalkan.
Ketua BPD Marituso, Iksan H. Muhdar, menyampaikan bahwa kondisi ini telah berdampak serius terhadap pendidikan anak-anak di desa tersebut.
“Anak-anak lebih banyak libur daripada belajar. Sekolah seperti tidak berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Perwakilan pemerintah desa dan tokoh agama juga menyampaikan kekecewaan mereka. Mereka menilai kondisi sekolah dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan serius, sehingga proses pendidikan terbengkalai, termasuk sarana dan prasarana yang tidak memadai dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun terakhir.
Masyarakat mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadan, sekolah sepenuhnya diliburkan karena tidak adanya kepala sekolah dan guru. Bahkan di luar Ramadan, aktivitas belajar mengajar pun disebut jarang berlangsung.
Akibat kondisi tersebut, masyarakat akhirnya mengambil sikap dengan melakukan pemboikotan sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah agar segera bertindak.
“Kami terpaksa melakukan ini demi masa depan anak-anak kami. Jangan sampai mereka terus dirugikan,” ungkap salah satu warga.
Dengan ujian yang semakin dekat, masyarakat menilai kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa dibiarkan terus berlanjut.
Masyarakat Desa Marituso secara tegas mendesak Bupati Halmahera Selatan dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan untuk segera mencopot Kepala Sekolah SD Negeri 86, Arif Nawawi, serta menempatkan tenaga pendidik yang aktif agar proses belajar mengajar kembali normal dan siswa dapat mengikuti ujian dengan baik.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, Kepala SD Negeri 86 Halmahera Selatan, Arif Nawawi, S.Pd.I, tidak dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.**( PM/rm/BNN)





