
Bandung – BANDUNGPOS.ID : Karateka Usamah tampil mengesankan di Kejuaraan Thailand Open 2026. Karateka muda Usamah Syakib Iskandar tampil percaya diri . Siswa SMAN 15 Depok yang tampil di kelas yunior -76 kg putra berhasil membawa pulang medali Perak pada
Kejuaraan 16th Thailand Open Karate Championship 2026 yang berlangsung 14 hingga 16 Agustus 2026 di Bangkok, Thailand.
Menurut manejer tim Moch Zhidan, kedua karateka terbaik hasil Liga Karate Antar Pelajar ini, tampil bagus dan optimal.
Usamah pada pertandingan pertama mampu menghentikan perlawanan karateka dari India menang dengan skor 7-4. Berikutnya pada pertandingan kedua bertemu lawan Australia. Usamah kembali tampil perkasa dan menang mudah dengan skor 5-0.
Namun sayang. Di final Usamah kalah dari karateka tuan rumah Thailand dengan Skor 6-3.
“Untuk di kumite yunior ini, saya lihat Usamah Syakib Iskandar tampil luar biasa sebagai atlet debutan di ajang Internasional ini. Dia bisa bersaing dengan kemampuannya dan mengalahkan atlet dari India dan Autralia yang sudah sering berkompetisi di 16th Thailand Open Karate Championship 2026” ujar manejer tim Moch Zhidan, Senin (17/8/2026) di Bandung.
Akan halnya Muhammad Akaska Jore Surbakti, siswan SMAN 1 Bandung, Kelas Under 21 yang turun di nomor kata perorangan putra belum beruntung. Tampil di round pertama lawan Negara Macau China Akaska mengakui karateka Macao dengan skor 4-1.
“Penampilan Muhammad Akaska Jore Surbaktu tampil sangat baik. Namun untuk di kelas Under 21 dan Senior banyak Atlet dari luar negeri yang menjadikan ajang ini sebagai “Try Out” menuju Asian Games.
“Untuk nomor kata perorangan putra Under 21, kita harus melawan atlet-atlet yang sudah terbiasa tampil di ajang bergengsi. Sebut saja Macau dan Hongkong. Salah satu negara itu adalah pemegang Ranking di Dunia atau di WKF (World Karate Federation),”kata Zhidan.
Senentara itu pelatih Senior Inkanas yang juga Ketua Panitia Pelaksana Liga Karate Antar Pelajar Dadang Ginanjar, menambahkan, bahwa atas nama pergurun dan Panitia Liga, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinggi atas prestasi karateka pelajar di Thailand Open 2026.
“Pada kejuaraan terbuka yang diikuti para karateka terbaik negara lain itu, kita yang hanya mengirim 2 atlet — membawa pulang medali perak. Padahal persaingan sangat sengit. Evaluasi yang bisa kami paparkan untuk saat ini, akan kami sampaikan kepada masing-masing pelatih di daerahnya. Tentunya dengan melampirkan video rekaman dan menyampaikan beberapa masukan, sebagai tinjauan penampilan pada kejuaraan 16th Thailand Open Karate Championship 2026,” urai Dadang lagi.
Diharapkan atlet yang berprestasi di Kejuaraan ini bisa mendapatkan atensi dari INKANAS sebagai Induk Perguruan dari masing-masing atlet itu. (den)





