
Bandung, BANDUNGPOS.ID – Cabang Olahraga (cabor) Layar Kota Bandung sejauh ini rutin berlatih setiap Sabtu dan Minggu di Indonesian National Sailing Centre (INSC) Pantai Ancol Jakarta guna menghadapi Babak Kualifikasi (BK) cabor layar.
Aktifitas berlatih ini kemudian dilaporkan Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kota Bandung setiap usai berlatih pada Sabtu dan Minggu.
“Ada atlet layar kota Bandung yang berdomisili di Serang tapi dia tetap berlatih pada Sabtu dan Minggu. Jadi rutinitas latihan sampai saat ini tetap berjalan. Adapun tempat BK cabor layar Porprov XV/2026 tetap di Ancol. Tapi untuk tempat pertandingan, Pak Ketua Umum Porlasi Jabar sudah melakukan survey. Kemungkinan besar tempat pertandingan cabor layar Porprov XV/2026 di Kabupaten Indramayu,” ujar Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olah Raga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Kota Bandung, H. Laga Sudarmadi, Kamis (21/8/2025) di Bandung.
Kabupaten Indramayu – ungkap H. Laga, terlihat lengkap dan siap untuk menjadi tuan rumah cabor layar Porprov. Yang paling urgen tentu saja fasilitas di Kabupaten Indramayu yang cukup mendukung di banding daerah lainnya di Jabar.
Pada penyelenggaraan Porprov empat tahun lalu, Kota Bandung tampil sebagai juara umum cabor layar dengan menyabet 5 medali emas. Sementara pada penyelenggaraan Porprov tahun depan, predikat juara umum tetap akan berupaya dipertahankan dengan harapan jumlah medali emas yang diraih bisa bertambah.
“KONI Kota Bandung menargetkan 7 medali emas dari cabor layar di Porprov. Mudah-mudahan target yang dibebankan kepada kami bisa terwujud,” ucap H. Laga.
Sebanyak 12 atlet layar kota Bandung dipersiapkan untuk tampil di Porprov, masing-masing putra 8 atlet dan putri 4 atlet. Sekarang di cabor layar Porprov dipertandingkan nomor marathon. Jadi setiap nomor ikut marathon.
“Mudah-mudahan dengan dipertandingkannya nomor marathon seorang atlet bisa mendapat dua medali emas. Jadi satu atlet bisa bermain di dua nomor. Di BK nanti akan dipertandingan 18 nomor, sementara kota Bandung akan ikut di 13 nomor. Dengan demikian ada 5 nomor yang tidak diikuti, faktor penyebabnya karena atletnya tidak ada kemudian sarana untuk berlatihpun tidak kita miliki,” papar H. Laga.
Sejauh ini Pengcab PORLASI Kota Bandung terus berkoordinasi dengan KONI Kota Bandung menyengkut BK yang akan dilaksanakan pada September mendatang.
Disinggung soal uang pendaftaran untuk peserta, sejauh ini – tutur H. Laga, tidak ada hal yang membahas masalah itu (uang pendaftaran peserta). Untuk cabor layar sendiri, Kabupaten Bekasi akan bertindak sebagai tuan rumah kepanitiaan, sementara pelaksanaan pertandingan di Kabupaten Indramayu. (den)





