
Bandung – BANDUNG POS : Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung, Dr. Nuryadi M.Pd mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan dua agenda besar menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat/2026.
Selain menyiapkan kontingen sebagai peserta, Kota Bandung juga mendapat kepercayaan sebagai salah satu tuan rumah pendamping penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi Jawa Barat tersebut.
Nuryadi mengatakan, peran ganda tersebut menjadi tantangan sekaligus kehormatan bagi Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa seluruh unsur organisasi olahraga dan pemerintah daerah tengah bersinergi agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses sekaligus menghasilkan prestasi bagi kontingen Kota Bandung.
“Dua agenda utama yang kami jalankan adalah sebagai kontingen peserta dan juga sebagai tuan rumah pendamping. Pemerintah Kota Bandung sudah menerima surat keputusan dari Gubernur Jawa Barat terkait penunjukan tersebut,” ujar Nuryadi pada acara buka puasa bersama di Keninx Kedai Kopi Jalan Panaitan Kota Bandung, Minggu (15/3/2026).
Nuryadi menjelaskan, terdapat enam cabang olahraga yang akan digelar di Kota Bandung. Lima di antaranya merupakan cabang utama, yakni softball, baseball, soft tennis, dan woodball, sementara satu cabang lainnya yakni Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) akan dipertandingkan sebagai nomor ekshibisi.
“Insya Allah enam cabang olahraga itu akan dipusatkan di Kota Bandung. Kami juga sudah mengumpulkan kebutuhan anggaran tambahan dari masing-masing cabang olahraga dan telah menyerahkannya kepada Pemerintah Kota Bandung,” katanya.
Lebih lanjut, Nuryadi menuturkan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung saat ini tengah melakukan penelaahan terhadap usulan kebutuhan tersebut. Hal ini dilakukan untuk menentukan program mana yang dapat dibiayai melalui anggaran cabang olahraga dan mana yang perlu dukungan langsung dari pemerintah daerah.
“Kami juga mengusulkan beberapa kebutuhan infrastruktur, termasuk perbaikan fasilitas olahraga seperti di Salam Bulan Rada. Semua usulan tersebut sudah kami sampaikan kepada pemerintah kota agar dapat dipertimbangkan dalam persiapan Porprov,” urai Nuryadi.
Di sisi lain, Kota Bandung tercatat akan mengikuti 78 cabang olahraga dari total sekitar 80 cabang yang dipertandingkan. Dua cabang yang tidak diikuti yakni paramotor dan ICKT, karena keterbatasan kesiapan serta belum terpenuhinya sejumlah persyaratan teknis.
“Total atlet Kota Bandung yang terdaftar dalam program Jabar Istimewa mencapai 1.895 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar telah lolos babak kualifikasi (BK) sehingga dipastikan bisa tampil pada Porprov mendatang,” jelas Nuryadi.
Ia menambahkan, dalam beberapa bulan ke depan KONI Kota Bandung akan terus memantau perkembangan atlet melalui tes kondisi fisik, teknik, serta capaian prestasi.
“Kami sudah menyalurkan bantuan operasional kepada cabang olahraga agar pembinaan berjalan maksimal. Harapannya, dukungan dari Pemerintah Kota Bandung ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meraih prestasi terbaik di Porprov,” ungkap Nuryadi. (den)***





