Metro Bandung

Isue Wakil Wali Kota Bandung Kena OTT Terjawab, Kajari: Erwin Hanya Dimintai Keterangan Terkait Penyalahgunaan Wewenang

160views

Bandung, bandungpos.id — Beredarnya kabar penangkapan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, membuat masyarakat seolah tak percaya. Apalagi sosok Erwin yang dikenal dekat dengan masyarakat ini kerap melontarkan perkataan berbasis keagamaan.

Kabar tertangkapnya orang no 2 di Kota Bandung ini oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung, Kamis 30 Oktober 2025 dan beredar luas di berbagai grup WhatsApp dan media sosial sejak siang hari dan langsung mengundang reaksi pihak Kejari Bandung.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bandung, Irfan Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan keterangan resmi terkait kegiatan penyidikan yang dilakukan hari ini.

“Konferensi pers akan digelar pada pukul 19.00 WIB di kantor Kejari Kota Bandung,” kata Irfan dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis sore.

Keterangan yang sama dilontarkan Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Nur Sricahyawijaya, undangan resmi kepada awak media untuk hadir dalam penyampaian keterangan Kejari Bandung malam ini.

“Selamat sore rekan-rekan media, Kejari Kota Bandung akan menyampaikan kegiatan penyidikan yang berlangsung hari ini secara resmi pada pukul 19.00 WIB di kantor Kejari Kota Bandung,” ujar Nur melalui pesan singkat.

Diperiksa sebagai saksi

Simpang siur terkait ditangkapnya Erwin oleh Kejari terjawab sudah, dalam konperensi pers Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bandung Irfan, menegaskan kalau pihaknya tidak melakukan penangkapan terhadap Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.

“Kami hanya melakukan pemanggilan terhadap Wakil Wali Kota Bandung, Erwin untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus penyalah gunaan wewenang,” jelas Irfan dalam konperensi pers di Kejaksaan Negeri Bandung, Jl. Terusan Jakarta, Jumat (30/10/2025) pukul 19.00 wib.

Dikatakjan Irvan, selain meminta keterangan terhadap orang no 2 di Kota Bandung, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dan pengusaha.

“Kami juga telah memintai keterangan dari ASN dan pihak swasta, Kami yakin dalam waktu dekat ini akan menyelesaikan kasus tersebut,” pungkasnya.

Anggota DPRD Kota Bandung

Informasi yang dihimpun di lapangan, selain telah memintai keterangan terhadap beberapa ASN dan pihak swasta, Kejari juga telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota DPRD Kota Bandung yang diduga terlibat dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

“Kalau gak salah sih aga anggota DPRD berinisial A yang telah beberapa kali dimintai keterangan,” ungkap sumber yang enggan menyebutkan namanya.

Namun sejauh ini belum ada ketyerangan resmi terkait hal tersebut karena sejauh ini pihak Kejari Bandung masih melakukan penyeliidikan dan memintai keterangan dari sejumlah saksi.**

Leave a Response